Ingin Tahu Contoh Pencemaran Lingkungan? Berikut ini Penjelasan Lengkap Mulai dari Definisi Sampai Jenis Pencemaran Lingkungan

Contoh Pencemaran Lingkungan – Peristiwa pencemaran lingkungan bisa juga disebut dengan polusi. Sedangkan bahan tau zat yang dapat menimbulkan pencemaran disebut dengan polutan. Syarat-syarat suatu bahan atau zat disebut sebagai polutan jika keberadaannya bisa menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup.

Semakin banyak populasi manusia di bumi dan diiringi semakin meningkatnya kebutuhan manusia menjadikan setiap cara dilakukan untuk bisa memenuhi sebuah kebutuhannya. Segala cara pun dilakukan tanpa menghiraukan lingkungan. Berikut ini kami akan membahas sedikit tentang pencemaran lingkungan.

Definisi Pencemaran

pencemaran lingkungan adalah

pixabay.com

Pencemaran lingkungan adalah masuk atau dimasukannya zat energi, makhluk hidup dan atau komponen lainnya ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh aktivitas manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan pun semakin menurun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi tidak atau kurang berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannnya.

Macam-macam Lingkungan

macam-macam lingkungan

pixabay.com

Lingkungan yang berada di sekitar kita ternyata terbagi menjadi 4 lingkungan, antara lain:

  1. Lingkungan Komposit, yaitu lingkungan yang telah diatur secara institusional, contohnya berupa lembaga-lembaga masyarakat.
  2. Lingkungan Biologi atau Organik, yaitu segala sesuatu yang bersifat biotis.
  3. Lingkungan Fisik atau Anorganik, yaitu lingkungan terdiri dari fisigeografis dan gaya kosmik, seperti ombak, gaya tarik, radiasi, air, udara, tanah dan sebagainya.
  4. Lingkungan Sosial yang terdiri dari:
  • Psikososial, yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan tabiat bathin manusia, contohnya keyakinan, keinginan, pandangan, sikap. Semua ini bisa dilihat dari bahasa, ideologi, agama, kebiasaan dan lainnya.
  • Biososial manusia dan bukan manusia, yaitu segala interaksi antar manusia dan hewan serta tumbuhan domestik dan juga semua bahan yang dipakai manusia yang berasal dari sumber organik.
  • Fisiososial, yaitu segala sesuatu yang meliputi kebudayaan materiil, contohnya gedung, mesin, senjata, peralatan dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan yang didasarkan tempat itu terbagi menjadi tiga jenis, yaitu pencemaran tanah, pencemaran udara dan pencemaran air.

1. Pencemaran Tanah

pencemaran tanah

flickr.com

Pencemaran ini disebabkan salah satunya karena ulah manusia itu sendiri. Pencemaran tanah yaitu kondisi dimana bahan kimia yang dibuat oleh manusia telah masuk dan merubah lingkungan tanah yang masih alami. Pencemaran yang berupa zat atau bahan kimia yang masuk ke dalam tanah dan terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Akibatnya zat beracun itu bisa berdampak untuk kesehatan manusia dan juga dapat mencemari lingkungan.

2. Pencemaran Udara

contoh pencemaran udara

pixabay.com

Dalam keadaan normal. udara mengandung unsur-unsur gas dengan komposisi yang seimbang. Unsur-unsur tersebut, antara lain Karbondioksida, Argon, Oksigen, Nitrogen dan juga unsur-unsur lain yang relatif kecil. Komposisi udara yang berubah secara berlebihan dapat menimbulkan pencemaran udara.

Pencemaran udara yaitu masuk atau dimasukannya zat atau bahan asing ke dalam udara yang mengakibatkan susunan udara berubah dari keadaan normalnya. Maka dapat disimpulkan, bahwa masuknya zat asing berupa gas atau partikel kecil ke udara di suatu tempat atau daerah dengan kandungan yang melewati batas normal, maka udara di tempat tersebut dinyatakan sudah tercemar.

3. Pencemaran Air

contoh pencemaran air

pixabay.com

Salah satu kebutuhan pokok seluruh makhluk hidup adalah air. Di kehidupan sehari-hari kita banyak sekali menggunakan air. Karena air sendiri memiliki banyak kegunaan, yaitu mandi, memasak, mencuci, dan minum. Air pun sering kita gunakan untuk keperluan lainnya, seperti untuk kegiatan industri, mengairi sawah dan ladang. Selain manusia, tumbuhan dan hewan pun sangat bergantung dengan air untuk bertahan hidup.

Menurut PP No82 tahun 2001 pasal 8 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, klasifikasi dan kriteria mutu air itu terbagi menjadi 4 kelas, diantaranya:

Kelas 1 : Air dapat digunakan untuk bahan baku air minum atau peruntukan lainnya mempersyaratkan mutu air yang sama
Kelas 2 : Air dapat digunakan untuk sarana atau prasarana pertanian, peternakan, air tawar, budidaya ikan dan rekreasi air
Kelas 3 : Air dapat digunakan untuk pertanian, peternakan, air tawar dan budidaya ikan air tawar
Kelas 4 : Air dapat digunakan untuk mengairi pertanian atau pertamanan

Pemanfaatan air yang kurang baik untuk berbagai kegiatan manusia bisa menimbulkan pencemaran. Pencemaran air ialah masuknya komponen tambahan seperti unsur, energi, zat atau komponen lainnya ke dalam air yang menyebabkan kualitas air terganggu atau menurun. Pencemaran air itu meliputi pencemaran air tanah, air laut, air danau, dan air sungai yang terjadi disebabkan kegiatan manusia yang tidak memperdulikan kualitas air yang digunakan.

Ciri-ciri Air yang Tercemar
ciri-ciri air tercemar

pixabay.com

Air dinyatakan tercemar apabila terjadinya perubahan susunan atau kondisi air yang disebabkan adanya aktivitas atau hasil kegiatan manusia yang menyebabkan secara langsung atau tidak langsung air menjadi tidak layak untuk dipergunakan. Berikut ciri-ciri yang bisa diamati pada air yang sudah tercemar, antara lain:

a. Adanya Mikroba Patogen

Pada dasarnya mikroorganisme yang ada di dalam air itu berfungsi untuk menguraikan bahan atau zat pencemar yang masuk ke dalam air. Namun jika bahan pencemar yang masuk ke dalam air telalu banyak, maka jumlah mikroorganisme pun semakin banyak dan berkembang baik. Hal itu akan memungkinkan adanya Mikro patogen yang merupakan mikroba pembawa penyakit, contohnya virus dan bakteri coli.

b. Timbulnya Endapan dan Bahan Terlarut

Air yang berasal dari pabrik-pabrik itu membawa sejumlah partikel dan padatan, baik yang mengendap atau terlarut. Bahan ini ada yang halus dan juga ada yang kasar. Bahan terlarut maupun endapan di dalam air yang berasal dari pabrik mengandung senyawa kimia yang beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Selain itu, bahan kimia yang terlarut dan endapan yang berada di air dapat menghalangi masuknya sinar matahari yang sangat diperlukan untuk mikroorganisme di dalam air untuk melakukan fotosintesis.

c. Perubahan Rasa, Bau dan Warna

Beberapa ciri yang bisa kita cermati dari air bersih yaitu memiliki warna yang bening dan juga jernih, tidak berasa serta tidak berbau. Jika air mengalami perubahan rasa, bau dan warna menunjukan bahwa air itu tercemar, baik yang berasal dari limbah anorganik dan limbah organik.

d. Perbuahan pH

Tingkat kebasaan atau keasaman air disebut dengan pH. Standart keasaman air yang tidak tercemar yaitu memiliki pH diantara 6,5 hingga 7,5. Pada umumnya sifat air itu tergantung dari besar atau kecilnya kandungan pH di dalam air. Jika air mempunyai pH lebih kecil dari pH normal maka akan bersifat asam. Sedangkan air yang mempunyai pH lebih besar dari batas normal pH maka akan bersifat basa.

Dan perubahan pH tersebut tergantung pada polutan yang masuk ke dalam air. Air yang memiliki pH lebih besar atau lebih kecil dari batas normal tidak sesuai untuk kehidupan organisme yang hidup di air. Perubahan pH air disebabkan masuknya bahan pencemar atau limbah ke air yang menyebabkan air menjadi tercemar.

e. Adanya Perubahan Suhu Air

Suhu air yang meningkat dapat menyebabkan kadar oksigen dalam air akan berkurang. Peningkatan suhu air bisa disebabkan oleh kegiatan industri yang menggunakan air sebagai bahan pendingin mesin. Air yang bersuhu tinggi dibuang oleh pabrik ke sungai yang dapat meningkatkan suhu air sungai yang menyebabkaan terganggunya ekosistem yang berada di dalam air sungai.

Contoh Pencemaran Lingkungan

contoh pencemaran lingkungan

pixabay.com

Berikut ini beberapa contoh pencemaran lingkungan yang berada di sekitar kita, meliputi pencemaran tanah, pencemaran udara dan air. Berikut beberapa contoh tersebut:

1. Contoh Pencemaran Tanah

  • Limbah reaktor atom dari PLTN.
  • Limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan.
  • Kecelakaan kendaraannya pengangkut zat kimia, minyak ataupun limbah.
  • Masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan tanah.
  • Penggunaan pupuk kimia buatan secara berlebihan di lahan pertanian.
  • Kebocoran limbah cair industri atau yang sengaja dilakukan dibuang ke tanah.

2. Contoh Pencemaran Udara

  • Akibat letusan gunung berapi.
  • Kebakaran hutan akibat musim kemarau panjang ataupun pembakaran hutan yang disengaja.
  • Asap kendaraan bermotor.
  • Hujan Asam. (baca selengkapnya dampak dari hujan asam)
  • Gas buangan pabrik yang menghasilkan gas berbahaya.
  • Pembangkit listrik.

3. Contoh Pencemaran Air

  • Limbah pabrik yang mengalir ke sungai.
  • Membuang sampah ke sungai.
  • Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan yang digunakan beberapa nelayan.
  • Limbah nuklir.
  • Limbah rumah tangga.
  • Tumpahan minyak yang dapat menyebabkan rusaknya ekosistem.

Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

cara mengatasi pencemaran lingkungan

pixabay.com

Pencemaran lingkungan bukanlah hal sepele yang tidak harus diperdulikan. Pencemaran lingkungan itu harus diperhatikan. Bagaimana nanti kelak nasib anak cucu kita nantinya jika lingkungan ini tercemar? mereka tidak bisa melihat bumi dalam kondisi yang bersih.

Maka dari itu, kita harus mulai dari diri sendiri untuk memperbaiki lingkungan agar dunia tidak lagi tercemar. Kita bisa melakukan hal-hal yang kecil yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan. Berikut diantaranya:

1. Menghemat Energi

Dengan melakukan penghematan energi kita dapat mengurangi pencemaran. Hal-hal sepele yang bisa dilakukan yaitu mematikan barang elektronik yang  sudah tidak digunakan.

2. Memberikan Batasan untuk Penggunaan Kendaraan Bermotor

Asap dari kendaraan merupakan salah satu penyebab pencemaran udara. Maka dari itu jika kamu ingin pergi ke tempat yang jaraknya masih terbilang dekat, lebih baik kamu tidak menggunakan kendaraan.

3. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Sampai saat ini kesadaran masyarakat Indonesia untuk membuang sampah pada tempatnya masih sedikit. Karena pada dasarnya sampah yang berada di sungai dapat menyebabkan pencemaran air.

4. Menanam Pohon di Lingkungan Sekitar

Pohon merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk bernafas. Saat ini oksigen di lingkungan sekitar sudah berkurang karena tercemar oleh asap kendaraan bermotor ataupun asap pabrik. Dengan menanam pohon, maka kamu akan ikut berpartisipasi mengurangi pencemaran udara.

5. Melakukan Daur Ulang

Melakukan daur ulang untuk barang-barang yang sulit untuk diurai seperti botol, plastik dan lainnya menjadi barang yang berguna, misalnya tas dari bungkus kopi. Sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi.

Mungkin itu saja yang bisa kami jelaskan mengenai contoh pencemaran lingkungan. Setelah kita membaca, bahwa sebagaimana besar pencemaran lingkungan itu merupakan akibat ulah manusia itu sendiri. Maka dari itu kita harus bisa meningkatkan kesadaran diri untuk bisa menjaga lingkungan untuk anak cucu kita kelak. Terima kasih sudah membaca. 🙂