3+ Cara Bekam yang Benar yang Bisa Kalian Pelajari

CARA BEKAM YANG BENAR – Seseorang yang hendak membekam seorang pasien, maka orang yang akan membekam seorang pasien itu terlebih dahulu harus mempersiapkan dirinya supaya tidak akan terjadinya “malpraktek bekam” yang diakibatkan oleh “human error” dikarenakan lalai dan kurangnya pemahaman tentang penyakit dan cara bekam yang benar itu bagaimana.

Berikut dibawah ini ialah persiapan-persiapan yang harus di siapkan oleh orang yang akan membekam pasiennya:

COPY CODE SNIPPET
  • Harus meningkatkan ketaqwaan terhadap ALLAH SWT dengan selalu menghampiri dan duduk di majelis ilmu, belajar dan mempelajari betapa pentingnya aqidah dan tauhid, adab, akhlak, fiqih dan juga mempelajari ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat untuk dirinya. Dan yang paling terpenting itu ialah meyakini bahwa kesembuhan, kesehatan, kesempurnaan hidup manusia ini hanyalah milik ALLAH semata.
  • Belajar bagaimana cara mendiagnosis penyakit yang benar dan penyebab, kemungkinan terapi, mekanisme, efek-efek yang kemungkinan akan timbul Karena akibat dari penyakit tersebut. Selain dari itu, kita sebagai orang yang hendak membekam harus mempelajari juga tentang prosedur-prosedur yang telah berlaku dan juga peralatan-peralatan yang akan dipakai untuk membekam.
  • Belajar untuk mempelajari bagaimana cara membekam dengan baik, benar, dan juga professional.
  • Menjaga kesehatan diri sendiri, ketika hendak membekam lebih baik untuk mengambil wudhu terlebih dahulu dan setelah selesai ber wudhu maka berdo’a lah kepada ALLAH SWT.
  • Dan yang ke lima atau yang terakhir ini, kalian harus mempersiapkan peralatan-peralatan atau alat-alat bekam yang akan kalian gunakan untuk membekam seorang pasien.

Itulah ke lima hal tersebut yang harus dipersiapkan oleh seorang yang hendak membekam orang lain atau pasien-pasien yang ingin di bekam.

Apabila kalian ingin mendapatkan sebuah hasil yang sangat bagus dan maksimal, maka sangat dianjurkan sekali untuk mempelajari langkah-langkah atau metode pembelajaran bekan yang baik dan benar supaya ketika nanti sedang membekam seorang pasien maka pasien tersebut akan mendapatkan kesembuhan yang jauh lebih baik lagi.

Berikut dibawah ini langkah-langkah yang harus kalian ingat sebelum membekam seorang pasien.

1. Mendata Pasien dan Melakukan Wawancara

cara bekam yang benar

geneticliteracyproject.org

Catatan-catatan pasien ini ialah merupakan data yang sangat penting untuk menyimpan sebuah identitan, penyakit yang diderita, terapi yang telah di lakukan dan dapat mengetahui perkembangan penyakit yang di deritanya. Berikut dibawah ini ialah data-data yang harus kalian catat:

  • Identitas pasien, mencangkangkup: Nama lengkap, jenis kelamin, umur, alamat rumah dan status sudah menikah apa belum.
  • Identitas keluarga yang mencangkup: Pekerjaan, alamat tempat tinggal, kedudukan didalam keluarga. Beberapa penyakit yang berkaitan dengan sebuah pekerjaannya.

Bikinlah data-data pasien itu didalam sebuah kertas yang memang dikhususkan untuk data-data pasien dan pendaftaran pasien yang disimpan di rak-rak buku data pasien supaya mudah jikalau pasien tersebut melakukan cek up atau control untuk melanjutkan terapi.

Jangan lupa juga untuk membuatkan kartu dan nomer pendaftaran untuk pasien sehingga pasien tersebut bisa tersusun dengan baik.

Adanya wawancara terhadap pasien seperti ini ialah bertujuan untuk mengetahui kenapa pasien ini datang untuk berobat, dan juga mendalami lagi lebih dalam tentang penyakit-penyakit dan keluhan yang selama ini pasien alami. Pertanyaan seperti apa yang kita lontarkan kepada sang pasien?

  1. Keluhan-keluhan utama, yaitu keluhan pasien yang mengakibatkan seseorang untuk dibekam di tubuhnya. Contoh, misalkan seperti sakit kepala, terasa kaku di bagian leher, mata kabur dan masih banyak penyakit-penyakit lainnya.
  2. Riwayat penyakit dahulu yang pernah diderita oleh sang pasien, yaitu penyakit yang masih ada kaitannya dengan keluhan-keluhan sekarang yang dialaminya. Misalkan seperti pada 2 tahun kebelakang pernah jatuh dan kepala pun terbentur meja atau dinding, atau juga keluhan-keluhan yang serupa dan di iringi oleh hipertensi dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Baca Juga: 7+ Efek Samping Bekam yang Harus Kamu Tahu Sebelum Bekam

2. Memeriksa dan Menentukan Dioagnosa Penyakit

cara bekam yang baik

autoimuncare.com

Adanya pemeriksaan ini sangat berguna untuk mengetahui dan membuktikan apa yang selalu dikeluhkan oleh pasien ini apakah penyakit biasa atau memang penyakit yang membahayakan, dan juga adanya pemeriksaan seperti ini bisa membuktikan apa yang selalu dikeluhkan oleh pasien ini sesuai dengan kelainan fisik yang ada.

Ada juga pasien-pasien yang sering mengeluhkan suatu penyakit namun tidak dapat ditemukan ada kelainan fisik yang didalam tubuhnya, begitu juga dengan sebaliknya.

3. Menentukan Titik Bekam

cara bekam yang benar

alatbekammurah.com

Ketika sedang menentukan atau memilih titik bekam yang terdapa berabagai macam versi (cara) ada yang berdasarkan pada sumber lokasi keluhan, ada juga yang bedasarkan pada titik akupuntur dan ada juga yang berdasarkan pada patofisiologi dan anatomi organ-organ tubuh yang bermasalah.

Hingga saati ini belum juga ada yang mendengan sebuah perkataan kata sepakat diantara beberapa versi tersebut, saya sendiri selaku penulis artikel tentang cara bekam yang benar ini apabila hendak membekam orang atau pasien melihat dari anatomi dan patofisiologi organ-organ yang bermasalah.

Apabila sudah terlihat dari anatomi dan patofisiologi organ-organ yang bermasalah, nah disitulah baru saya mulai untuk membekam tubuh pasien tersebut.

_

Demikianlah artikel yang membahas tentang bagaimana cara bekam yang benar, terimakasih sudah membaca semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Kamu Sedang Mencari Peralatan Terapi Bekam? Cek di Jual Alat Bekam

Leave a Reply