6 Contoh Teks Berita Singkat Tentang Pendidikan dan Bencana Alam

Contoh Teks Berita Singkat – Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas mengenai teks berita yang merupakan satu dari sekian banyak materi mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat SMA. Berikut ini beberapa contoh teks berita singkat ini sangat cocok untuk teman-teman yang sedang mencari tugas sekolah mengenai berita.

Pengertian Teks Berita

pengertian teks berita

pixabay.com

Pengertian teks berita merupakan suatu teks yang berisi mengenai segala hal yang terjadi di dunia nyata dan ditulis di banyak media massa, seperti media sosial, tv, maupun media cetak. Suatu berita haruslah bersifat objektif atau fakta yang telah terjadi di dunia. Namun, tidak semua fakta harus menjadi berita. Hanya fakta yang bersifat penting saja yang pada umumnya diangkat menjadi suatu berita.

Struktur Teks Berita

struktur teks berita

pixabay.com

Struktur teks ialah sebuah gambaran cara suatu teks tersebut dibangun. Sebuah teks berita mempunyai struktur yang jelas. Teks berita ini disusun berdasarkan struktur teks peristiwa berita, diikuti dengan latar belakang peristiwa dan diikuti sumber berita.

Supaya lebih jelasnya, kamu bisa menyimak penjelasannya sebagai berikut:

Orientasi Berita

Orientasi berita merupakan bagian pembuka teks terkait hal yang akan diberitakan.

Peristiwa

Peristiwa merupakan tahap inti dari sebuah berita. Pada bagian ini, suatu berita dinarasikan sedemikian rupa agar dapat menyajikan fakta-fakta yang kemudian dimunculkan.

Sumber Berita

Sumber berita sangat perlu untuk dicantumkan, namun posisinya bisa fleksibel. Maksudnya, sumber berita tidak harus berada di akhir berita, melainkan bisa berada di dalam berita tersebut.

Ciri-ciri Teks Berita

ciri-ciri teks berita

pixabay.com

Ciri teks berita tersebut merupakan ciri khusus yang membedakan sebuah teks berita dengan jenis teks bahasa Indonesia lainnya. Pada umumnya, ada 9 ciri-ciri teks berita yang perlu diketahui. Adapun ciri-ciri teks berita, yakni:

  • Aktual (terkini)
  • Segera untuk disampaikan
  • Memakai kalimat sederhana
  • Menarik
  • Jelas
  • Dapat diterima di Masyarakat
  • Bisa dipercaya (faktual)

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

kaidah teks berita

pixabay.com

Kaidah kebahasaan teks berita merujuk mengenai bagaimana ciri atau kaidah bagaimana suatu teks dibangun. Kaidah kebahasaan ini bisa digunakan untuk mengenai sebuah teks berita tertentu. Ciri kebahasaan teks berita, diantaranya:

a. Adanya verba pewarta
b. Adanya verba transitif
c. Adanya keterangan

Syarat Teks Berita

syarat teks berita

pixabay.com

Sebuah teks bisa dikatakan layak sebagai teks berita bila bisa memenuhi syarat teks berita. Syarat teks berita tersebut pada umumnya juga mengacu pada ciri teks berita. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak penjelasannya sebagai berikut:

Sistematis

Suatu berita pun harus disajikan secara sistematis atau berurutan agar jelas dan juga mudah dipahami.

Menarik

Teks berita perlu disajikan dengan judul semenarik mungkin sehingga orang akan lebih tertarik untuk membaca teks berita itu.

Lengkap

Teks dalam suatu berita haruslah lengkap dari unsur 5W+1H (When,Who,Why, What, Where + How) dan harus memenuhi struktur atau unsur teks berita.

Seimbang

Seimbang artinya teks itu tidak boleh menunjukan keberpihakan pada siapa pun. Maka, berita yang disajikan berimbang atau seimbang.

Aktual

Sebuah teks berita harus adalah peristiwa yang masih hangat atau baru.

Faktual Atau Fakta

Teks berita harus berisi peristiwa dan fakta yang nyata. Bila kejadian yang ingin disampaikan bukan fakta, jadi hal itu tidak bisa disebut sebagai berita.

Langkah-langkah Menulis Teks Berita yang Baik dan Benar

langkah-langkah menulis berita

pixabay.com

Dalam membuat suatu teks berita, baik itu berita tentang pendidikan, politik maupun contoh teks berita yang lainnya, seharusnya dalam menulis teks berita harus sesuai dengan pedoman yang ada supaya teks berita yang dihasilkan menarik dan juga sejalan dengan aturan yang ada.

Rumus di dalam menulis suatu berita untuk seorang wartawan maupun pembaca berita yaitu 5W+1H. Apa itu kepanjangan 5W+1H itu? Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahuinya.

Sebenarnya hal tersebut adalah suatu singkatan dari pertanyaan dalam bahasa inggris, yaitu Why, Who, When, Where, What dan How. Dan jika dimaknai ke dalam bahasa Indonesia menjadi siapa, mengapa, kapan, dimana dan bagaimana

Dengan menggunakan rumus tersebut kita membuat sebuah teks berita lebih baik dan terperinci, seperti:

What: Menanyakan apa yang diinformasikan
Where: Dimanakah peristiwa tersebut terjadi
When: Kapankah peristiwa tersebut terjadi
Who: Siapa yang terlibat dalam kejadian atau peristiwa itu
Why: Mengapa kejadian atau peristiwa itu dapat terjadi
How: Bagiamana kejadian atau peristiwa itu dapat terjadi

Contoh Teks Berita

Setelah membahas mengenai teks berita. Penjelasan selanjutnya yaitu mengenai contoh-contoh teks berita tentang bencana alam, kecelakaan dan pendidikan.

Contoh Teks Berita Singkat Tentang Bencana Alam

contoh teks berita tentang bencana alam

greencommunityofsmansasoo.blogspot.com

Berikut ini contoh-contoh teks berita tentang bencana alam

Terjadi Kerusakan Alam Parah di Jember

Jember – Kontroversial soal pengundulan hutan di sekitar Kabupaten Jember yang dispekulasikan sebagai penyebab banjir lumpur dan tanah longsor, Ahad (1/1) lalu, mulai menemukan pembenarannya.

Berdasarkan hasil pengamatan tim Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang saat ini sedang berada di Jember, banjir bandang yang menelan puluhan jiwa itu di sebabkan oleh adanya kerusakan alam yang parah.

“Bukan seluruhnya akibat badai tropis dari Australia,” kata ketua TIM PSBA UGM, Sudibyakto, kemarin (4/1)

Dikatakannya, berdasarkan hasil penelitian timnya terhadap citra satelit pada 3 Januari 2006 dari Japan Meteorological Satellite tampak adanya potensi hujan bada di wilayah selatan Jatim dan Samudra Hindia. Curah hujan diperkirakan mencapai 100 mm/jam dan kecepatan angin mencapai 175 km/jam.

Potensi itu dipadu dengan perubahan alih fungsi lahan dari hutan menjadi nonhutan di kawasan tersebut yang sangat cepat dalam 10 tahun terakhir, merupakan penyebab utama terjadinya longsor dan banjir lumpur. “Akibatnya, kapasitas infiltrasi tanah sangat kurang, sehingga limpasan permukaan meningkat tajam,” tegas Sudibyakto.

Sementara itu, tim Mabes Polri turun ke Jember untuk menyelidiki kemungkinan terjadinya pembalakan hutan secara liar (illegal logging).

“Kami akan menindak tegas orang atau instansi yang terbukti melakukan pembalakan hutan secara liar di Jember,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Suharto, kemarn.

Hingga empat hari sejak banjir bandang menerjang Kabupaten Jember, jumlah korban tewas masih simpang siur. Bupati Jember, MZA Djalal, menyeburkan korban meninggal sebanyak 77 orang. Namun, Satkerlak Penanggulangan Bencana Jember, merilis angka 71 orang.

Bencana Alam Sering Terjadi di Daerah Gunung Api

Yogyakarta – Menurut Pengamatan Pusat Studi Bencana (PSB) UGM Yogyakarta, ternyata berbagai bencana alam di musim penghujan ini sebagian besar terjadi di daerah gunung api aktif ataupun tidak aktif, begitu pula di gunung api kuarter ataupun tersier.

Hal itu dikemukakan Kepala PSB UGM Dr Sunarto MS, Snin (16/1), sesuai diskusi tentang hasil kunjungan lapangan tim PSB UGM ke Jember, Purworejo dan Banjarnegara.

Diskusi tersebut dihadiri para pakar geomorfologi, geografis, hidrologi, konservasi sumber daya hutan, pertanian, peternakan dan lain-lain.

Menurut keterangan Sunarto, beberapa rekayasa sosial untuk mengarahkan masyarakat paham dan tanggap terhadap bencana longsor, perlu sejak dini adanya sosialisasi mitigasi bencana berbasis masyarakat sambil memperkenalkan teknologi sederhana untuk mendeteksi gejala-gejala longsor.

Sejumlah kegiatan mitigasi bencana longsor yang dapat disosialisasikan ke masyarakat, antara lain pola perilaku hujan melalui BMG setempat, perlunya pembangunan temporary settlement sebagai tempat pengungsian sementara jika terjadi bencana, pembangunan kesadaran masyarakat agar tanggap bencana dan tanda-tanda alam, dan penerapan pola budi daya lahan dengan pengaturan regenarasi hutan.

Dia mencontohkan, bencana longsor di Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara pada 5 Januari Lalu di kawasan hutan milik Perhutani yang merupakan daerah pegunungan Vulkanik, yaitu Gunung Pawinihan, dengan ketinggian hingga 1,240 meter di atas permukaan air laut.

Batuan tersier gunung tersebut merupakan batuan gunung api kuarter dengan batuan andesit, hipersten-augit yang mengandung hornblende dan basal olivin serta aliran laba dan breksi aliran dengan beberapa breksi piroklastik.

Lapisan batuan itu terletak di atas formasi Merawu, merupakan batuan tersier yang mengandung batu lempung, konglomerat, serta tuff dasit. Dan, tanah yang terbentuk di wilayah itu adalah latosol.

Dia menyebutkan, secara fisik kondisi hutan rapat dengan pohon rasamala yang semula merupakan hutan produksi terbatas dan sejak 2002 dialifungsikan menjadi hutan lindung.

Lereng pegunungan vulkanik yang mengalami pelongsoran memiliki kemiringan lebih dari 60 derajat dan di bagian pengelupasan tanah memiliki kemiringan lereng 45 derajat.

Dengan beda tinggi mahkota longsor dan desa terlanda bencana sekitar 440 meter dan jarak horizontal dari titik longsor ke desa sekitar dua kilometer.

Sudut yang curam merupakan faktor yang memperbesar daya luncur massa tanah sedangkan pada kaki lereng mengalir Sungai Landak yang tegak lurus terhadap lereng dan beda tinggi antara dasar sungai dan permukiman lebih kurang tiga meter.

“Perbedaan inilah yang menjadikan penduduk merasa aman dari bahaya longsor,” ujarnya.

Setiap Bulan Terjadi Gempa Bumi, DIY Rawan Angin Puting Beliung

Yogya – Berdasarkan data gempa bumi yang merusak dalam kurun waktu 378 tahun (1629-2007) telah terjadi 288 kejadian gempa bumi yang merusak di Indonesia. Dengan demikian, wilayah Indonesia setiap 1,3 tahun atau 16 bulan terjadi satu kali gempa bumi yang merusak. Kejadian gempa bumi yang merusak terbanyak di Jawa, diikuti Sumatera dan Maluku.

Demikian dikemukakan Kepala Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Dr Suharto, Rabu (2/1) dalam diskusi ‘Refleksi Bencana 2007 untuk Mereduksi Risiko Bencana ‘2008’ di PSBA UGM, Bulakusmur. Diskusi dibuka ketua LPPM UGM Prof Dr Ir Danang Parikesit, menghadirkan narasumber Dr Sudibyakto, Danang Satmoko MSc, Drs Jaya Murjaya MSi (BMG), perumusan Prof Dr Dulbahri-Prof Dr Sutikno.

Menurut Dr Sunarto pada tahun 2007 setiap bulan di wilayah Indonesia terjadi gempa bumi, kecuali bulan Oktober. Gempa bumi yang menimbulkan kerusakan di Bengkulu, Dompu (NTB) dan DIY-Jateng yang diakibatkan oleh gempa bumi tektonik. Pemukiman di kawasan rawan bencan gempa bumi sebaiknya di atasi dan di utamakan untuk non-pemukiman.

Selain gempa bumi, banjit dan gunung meletus yang perlu diwaspadai angin ribut yang selama ini dikenal dengan puting beliung yang terjadi pada musim barat dan pada waktu peralihan dari musim barat dan musim timur. DIY termasuk wilayah rawan terhadap angin ribut terutama pada saat musim barat. Ketika terjadi angin ribut, masyarakat diimbau untuk ada di bawah bangunan beratapkan cor ata daag.

“Bencana yang belum bisa dipetakan selama ini terjadinya angin ribut atau puting beliung. Kejadian ini merupakan trend baru yang pada tahun 2008 perlu mendapat perhatian serius, apalagi datang dan tempatnya tidak dapat diprediksikan, karena ada dimana-mana dan terus berputar,” ujar peneliti pada PSBA UGM Dr. Sudibyakto.

Di tengah-tengah maraknya bencana di Indonesia, beredar isu-isu akan terjadinya bencana dan masyarakat Indonesia pernah diresahkan oleh adanya isu bencana dahsyat seperti tanggal 7 juni 2007 akan terjadi gempa bumi dan tsunami yang bersumber dari siaran CNN. Pada 23 Desember 2007 di Sumatera akan terjadi gempa bumi yang disertai tsunami dengan kekuatan 8,5 SR.

“Isu ini berdasarkan ramalan Prof Jucelino, Nobrega da Luz dan ternyata dua isu tidak benar. Namun demikian isu itu berdampak positif dan negatif,” ujar Dr Sunarto.

Berdampak positif karena masyarakat menjadi lebih waspada terhadap apa yang bakal terjadi, negatif karena masyarakat menjadi resah. Adanya isu itu penting, namun jangan sampai membuat resah. Sampai saat ini belum ada metode dan teknologi yang mampu memprediksi saat terjadinya gempa besar apalagi disertai dengan kekuatan dan lokasi kejadian.

Contoh Teks Berita singkat Tentang Pendidikan

contoh teks berita tentang pendidikan

salyaku.blogspot.com

Berikut ini beberapa contoh teks berita singkat pendidikan:

Beasiswa BUMN Peduli Pendidikan

Yogya – Direktur Keuangan PT Angkasa Pura III Dr Laurensius Manurung sebagai perwakilan BUMN menyerahkan beasiswa kepada 27 mahasiswa UGM.

Beasiswa BUMN Peduli Beasiswa Pendidikan diserahkan secara simbolis kepada mahasiswa, disaksikan Direktur Kemahasiswaan UGM Drs Haryanto MSi, di Ruang Sidang I Kantor Pusat UGM.

Direktur Kemahasiswaan UGM Drs. Haryanto MSi, Sabtu (3/12) menyampaikan terima kasih kepada BUMN peduli yang terima kasih kepada BUMN Peduli yang telah memberikan bantuan dana beasiswa bagi mahasiswa UGM.

Diharapkan dengan bantuan ini bisa membantu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Selain menerima beasiswa BUMN Peduli Beasiswa Pendidikan, UGM telah mengelola sekitar 60 macam beasiswa yang berasal dari 50 sumber beasiswa.

Total beasiswa yang dikelola sebesar Rp. 30 miliar diberikan untuk 9 ribu mahasiswa setiap tahun. Dalam kesempatan tersebut Haryanto juga berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk lebih bisa berprestasi.

“Bagi para penerima beasiswa saya harap bisa lebih berprestasi karena pendidikan adalah sebuah investasi untuk masa depan,” katanya.

Perguruan Tinggi Boleh Lakukan Ujian Sendiri

Jakarta – Direktural Jenderal Pendidikan Tinggi Fasli Jalal menyatakan perguruan tinggi dibolehkan tidak menggunakan program Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Penerimaan mahasiswa bisa dilakukan dengan penelusuran bakat, tes terbatas di universitas atau menerima bibit unggulan di sekolah.

Namun. jika menerima mahasiswa lewat jalur universitas, nilai ujian nasional dapat menjadi tolak ukur penilaian. “Sebaiknya tidak menguji lagi pelajaran yang sudah dilalui saat ujian nasional.” kata Fasli kepada Tempo kemarin.

Meski dibolehkan melakukan tes sendiri, ia melanjutkan; universitas dan pemerintah diwajibkan menjamin siswa yang pintar dan lulus ujian tidak mampu agar bisa berkuliah. “Nanti beasiswa menjadi tanggung jawab universitas dan pemerintah,” ujarnya.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Professor Sugeng Mardiono mengungkapkan perguruan tinggi yang dipimpinnya sedang mengkaji rencana keluar dari paguyuban SPMB. Rencana itu telah dibicarakan banyak pemimpin perguruan tinggi. “Kami ingin mahasiswa mendaftar di perguruan tinggi pilihan, tapi tes difasilitasi oleh panitia. Selama ini semua proses ada di panitia,” katanya saat ditemuai Tempo di sela Rembuk Nasional Pendidikan 2008. Selasa lalu.

Namun, Rektor Institut Pertanian Bogor Herry Suhardiyanto menyatakan belum berencana keluar dari paguyuban. Sebab, saat ini IPB hanya, memakai jasa paguyuban SPMB sebesat 30 persen dari total kapasitas. Adapun 60 persen mahasiswanya diterima melalui undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan melalui program Beasiswa Penerimaan Utusan Daerah.

Secara umum, kata Herry, kualitas mahasiswa yang dijaring lewat USMI lebih baik. “Prestasi Mereka konstan dan terus membaik karena dinilai berdasarkan prestasi selama sekolah,” ujarnya.

Contoh Teks Berita singkat Tentang Kecelakaan

contoh berita singkat tentang kecelakaan

eurekapendidikan.com

Berikut ini beberapa contoh teks berita singkat kecelakaan:

90% Kecelakaan Karena Manusia

Yogyakarta – Menurut pakar manjemen lalulintas UGM Prof Dr Ing Ahmad Munawar MSc, berdasarkan statistik kecelakaan di Indonesia, hampir 90% dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan karena faktor manusianya.

“Karena itu, salah satu cara penanganan kecelakaan yang harus dilakukan adalah dengan memperbaiki perilaku pengemudi agar lebih tertib dalam lalu lintas,” ujarnya kepada wartawan Fortakgama Yogyakarta di Kampus UGM, Senin (16/7).

Dosen Manajemen Lalu Lintas Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM itu mengatakan, penelitian yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu dengan mewawancarai para peserta dan pelatih pendidikan mengemudi di Indonesia yang meliputi kota-kota Medan, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Makasar menunjukkan, ternyata untuk belajar mengemudi sangat mudah sekali.

Hanya dengan belajar mengemudi rata-rata selama 20 jam (sudah termasuk teori yang hanya diajarkan bersama-sama praktik), maka dijamin bisa mendapatkan SIM. Padahal menurut penelitian, sebenarnya untu menjadi pengemudi yang baik diperlukan waktu pendidikan selama 60 jam.

Sebagai contoh dia menunjuk Singapura yang sudah menerapkan sistem pendidikan mengemudi dengan ketentuan-ketentuan yang sangat ketat. Sesudah lulu ujian teori dasar mengemudi, maka pengemudi memperoleh SIM sementara dengan masa percobaan selama enam bulan.

Dengan SIM sementara tersebut, pengemudi dapat mengendarai kendaraan sendiri di sirkuit mengemudi (tempat khusus belajar mengemudi) dan di jalan umum, tetapi dengan pendamping di sebelahnya yang sudah mempunyai SIM tetap. Kendaraan harus ditempeli huruf “L” di dpean dan di belakang, sedangkan untuk mendapatkan SIM tetap harus lulus ujian teori dan praktik yang sangat ketat, minimal enam bulan setelah mendapatkan SIM sementara.

Karena itu, Prof Munawar menilai, rencana pembentukan Dewan Keselamatan Transportasi Darat yang melibatkan beberapa departemen termasuk Depdiknas, sangat tepat sekali. Diharapkan dewan tersebut dapat membuat formulasi pendidikan tertib lalu lintas sejak dini serta bisa mengatur pendidikan mengemudi yang sesuai dengan persyaratan seharusnya.

Sekian pembahasan mengenai contoh teks berita singkat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih sudah membaca. 🙂

Contoh Teks Berita Singkat

Leave a Reply