Doa Sesudah Wudhu, Arab, Latin dan Artinya, Dan Tata Cara Berwudhu

Doa Sesudah Wudhu – Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya solat. Sebelum solat orang harus terlebih dulu berwudhu, jika tidak demikian tidak akan sah solatnya. Syarat sah solat beda ya dengan rukun solat. Tau tidak dimana letak perbedaannya?

Syarat sah solat yaitu sesuatu yang harus dilakukan seseorang agar solatnya sah, sedangkan rukun solat yaitu sesuatu yang harus ada pada ibadah solat, seperti niat, takbiratul ikhram, membaca surat alfatihah, dan seterusnya.

Wudhu sendiri juga memiliki syarat sah dan rukunnya sendiri. Bukan hanya syarat sah dan rukunnya saja, tetapi ada juga sunah wudhu. Salah satu sunah wudhu yang harus Anda lakukan agar mendapatkan pahala lebih yaitu melakukan doa sesudah wudhu. Selain merupakan salah satu sunah, doa setelah wudhu juga memiliki banyak sekali keutamaan.

Beberapa keutamaan itulah alasan mengapa doa sesudah wudhu penting dilakukan. Apabila wudhu Anda batal, sebelum solat Anda harus berwudhu lagi. Sebenarnya yang baik itu, sebelum solat Anda selalu memperbarui wudhu, maksudnya meskipun Anda belum batal sekalipun Anda mengambil wudhu lagi jika mau melakukan solat.

Untuk mengenal beberapa hal yang berhubungan dengan wudhu, akan kami tunjukkan beberapa hal terkait wudhu, mulai dari doa sebelum wudhu, doa sesudah wudhu, tata cara berwudhu yang sesuai dengan sunah, keutamaan membaca doa sebelum wudhu, dan keutamaan membaca doa sesudah wudhu.

Doa Sebelum Wudhu (Arab, Latin, Terjemahan)

doa sebelum wudhu (arab, latin, terjemahan)
doamustajab.com

Sebelum wudhu sebaiknya terlebih dahulu Anda membaca basmallah. Ketika di awal wudhu Anda lupa dan baru ingat, Anda bisa langsung membacanya di dalam hati. Namun, untuk membantu hati Anda juga bisa melafalkannya dengan lirih. Ada perbedaan pandangan terkait membaca basmallah sebelum berwudhu ini, sebagian ada yang mengatakan wajib dan sebagian lagi mengatakan sunah.

Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, disebutkan bahwa “Tidak ada wudhu untuk orang yang dalam wudhunya tidak menyebutkan nama Allah” (HR. Tirmidzi).

Hukum wajib ini hanya berlaku untuk orang yang ingat harus membaca basmallah terlebih dahulu sebelum wudhu. Tapi bagi orang yang lupa tidak membaca basmallah sampai wudhunya selesai, hal itu tidak menjadi masalah, ia tidak harus kembali mengulang wudhunya.

Islam itu memang toleran ya, kasus tersebut sama halnya dengan lupa makan ketika sedang berpuasa, orang yang lupa tersebut tetap bisa melanjutkan puasanya tanpa harus menggantinya di lain hari.

Berdasarkan jumhur dari beberapa ulama menyatakan bahwa membaca basmallah sebelum wudhu hukumnya sunah, tidak sampai wajib karena beberapa hadist yang menyatakan membaca basmallah sebelum wudhu wajib termasuk ke dalam hadist yang lemah atau hadist dha’if. Sehingga membaca basmallah sebelum wudhu tersebut tidak bisa dihukumi wajib.

Beberapa ulama mengatakan bahwa basmallah merupakan doa yang diucapkan sebelum wudhu. Dengan membaca basmallah sebelum wudhu artinya kita membaca doa. Ada juga yang mengatakan niat wudhu juga bisa dikategorikan sebagai doa, sehingga ketika Anda membaca niat wudhu tersebut sama artinya dengan Anda membaca doa.

Selain basmallah dan niat wudhu, ada beberapa doa lain yang bisa Anda lafalkan sebelum melakukan wudhu. Namun, yang perlu Anda tahu bahwa beberapa doa tersebut tidak diriwayatkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Artinya bahwa bukan berasal dari Nabi doa tersebut, tetapi kemungkinan besar dari ulama atau kiai.

Sebenarnya ini sama dengan maulid Nabi atau memperingati hari lahir Nabi. Pada zaman beliau peringatan maulid Nabi tidak pernah ada. Itu terjadi setelah Nabi wafat, untuk menghormati hari kelahiran dan setiap jasa dari Nabi Muhammad, para ulama pada zaman dahulu membuat acara peringatan hari kelahiran Nabi.

Balik lagi ke pembahasan awal kita terkait doa sebelum wudhu. Berikut doa yang bisa Anda lafalkan sebelum wudhu. Sekali lagi, doa yang akan kami sebutkan tidak diriwayatkan langsung oleh Nabi.

Alhamdulillahilladzi jaalaa hadzal ma’athohuuron, robbii innii ‘audzubika minhamazaatisi, sayaatiinii wa ‘audzubika robbii ayyahdhuruuni.

Artinya: “segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini suci dan menyucikan. Ya allah ya tuhan kami, hamba memohon perlindungan kepada engkau dari syaitan yang akan datang mengganggu.”

Nah, itu dia doa yang bisa Anda baca setelah wudhu. Meskipun tidak datang langsung dari Nabi Muhammad, jika melihat dari artinya, tidak ada salahnya kita menggunakan doa tersebut sebelum berwudhu. Sempatkan waktu Anda sebentar sebelum berwudhu untuk membaca doa tersebut.

Doa Sesudah Wudhu (Arab, Latin, Terjemahan)

doa sesudah wudhu (arab, latin, terjemahan)

 

READ  Kisah Romantis Nabi Muhammad SAW Kepada Sang Istri

Kebanyakan orang mungkin tidak familiar dengan doa sebelum wudhu, bahkan meskipun sebenarnya kebanyakan dari mereka melafalkannya setiap wudhu, entah itu niat atau hanya membaca basmallah saja, kedua hal tersebut nyatanya adalah doa sebelum wudhu. Berbeda dengan doa sebelum wudhu yang tidak terlalu populer dan tidak disadari, doa sesudah wudhu cukup populer di kalangan masyarakat kita.

Kebanyakan orang sudah mengetahui adanya doa sesudah wudhu, bahkan bukan hanya tahu saja, tetapi sudah banyak juga yang selalu mengamalkannya. Beberapa ulama bersepakat doa sesudah wudhu hukumnya adalah sunah. Artinya boleh dikerjakan atau pun tidak, apabila dikerjakan maka orang tersebut akan mendapat pahala, jika ditinggalkan tidak akan mendapatkan dosa.

Jadi mau Anda lakukan atau tidak itu terserah Anda, tapi memang alangkah lebih baiknya jika Anda berdoa setelah wudhu. Tidak masalah bukan, jika Anda meluangkan sedikit waktu Anda untuk berdoa sebentar sesudah wudhu.

Tidak lama kok, mungkin tidak lebih dari 1 menit saja. Banyak sekali keutamaan yang akan Anda dapatkan apabila Anda mau menyisihkan waktu sebentar untuk membaca doa sesudah wudhu. Keutamaan tersebut akan kami bahas dalam pembahasan selanjutnya.

Doa sesudah wudhu tentu saja memang harus dilakukan setelah Anda berwudhu, tapi tidak berarti bahwa setelah Anda membasuh kaki Anda harus langsung membacanya, Anda bisa memberinya sedikit jeda. Misalkan apabila Anda masih berada di dalam kamar mandi, alangkah lebih baiknya jika Anda keluar terlebih dahulu jika akan membaca doa sesudah wudhu tersebut. Membaca doa memang sebaiknya dilakukan di tempat yang pantas.

Berdoa artinya kita sedang meminta sesuatu kepada Allah, maka ketika meminta sesuatu tentu harus memperhatikan di mana tempat kita ketika meminta itu.

Sangat tidak etis jika kita meminta sesuatu ketika kita sedang berada di kamar mandi atau WC, apalagi ini yang kita mintai adalah dzat yang memberikan kita kehidupan. Kebanyakan dari Anda mungkin sudah tahu lafal doa sesudah wudhu. Namun, untuk yang belum tahu jangan khawatir, kami akan tetap menunjukkan kepada Anda beberapa doa sesudah wudhu.

Asyhadu allaa illaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allahummaj’alnii minattawwaabiina waj’alnii minalmutathohhiriina waj’alnii min’ibaadikasshoolikhiin.

Artinya: “saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu baginya, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah jadikanlah hambamu ini termasuk ke dalam orang-orang yang ahli taubat, dan jadikanlah hambamu ini termasuk ke dalam orang-orang yang suci, dan jadikanlah hambamu termasuk dalam satu dari golongan hambamu yang saleh.”

Doa sesudah wudhu di atas merupakan doa berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi. Selain doa di atas, ada doa sesudah wudhu lainnya yang bisa Anda gunakan. Namun, doa yang akan kami sebutkan berikut ini tidak bersumber langsung dari Rasulullah, tetapi berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i.

Subhanakallahumma wa bikhamdika asyhaduallaa ilahaillaa anta asytaghfirukaa wa atuubuilaiik.

Artinya: “maha suci engkau ya Allah, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, ampunilah segala dosa-dosaku dan bertaubatlah aku pada-Mu.”

Tata Cara Berwudhu Sesuai dengan Sunah

tata cara berwudhu sesuai dengan sunah
www.wajibbaca.com

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa rukun wudhu merupakan sesuatu yang harus ada atau harus dilakukan dalam wudhu tersebut. Berdasarkan definisi tersebut, apabila kita ingin membicarakan tata cara wudhu, maka sudah pasti kita akan selalu bersinggungan dengan rukun wudhu.

Apakah Anda masih ingin ada berapa rukun wudhu? Ya, rukun wudhu ada 6, yaitu niat, membasuh wajah, membasuh kedua tangan sampai siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kaki hingga telapak kaki, dan yang terakhir tertib. Berikut akan kami tunjukkan kepada Anda tata cara berwudhu yang sesuai dengan sunah.

Niat

Niat merupakan tata cara wudhu yang pertama. Apabila didefinisikan berarti niat berwudhu yaitu menyengaja untuk melakukan wudhu. Niat wudhu sebaiknya dilafalkan di dalam hati saja.

Namun, hal itu pasti tidak mudah, untuk membantu pelafalan dalam hati Anda bisa mengucapkannya secara lisan dengan lirih. Semua tindakan seseorang pasti selalu didahului dengan niat, termasuk juga wudhu. Niat pada wudhu dilakukan bersamaan dengan basuhan wajah yang pertama.

Membasuh wajah

Tata cara wudhu yang kedua yaitu membasuh wajah. Basuhlah seluruh bagian wajah Anda, mulai dari tempat tumbuhnya rambut, pinggir kedua telinga, sampai dagu. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa niat yang benar seharusnya dilakukan bersamaan dengan membasuh wajah yang pertama. Membasuh wajah ini sunahnya dilakukan 3 kali. Ingat ya dibasuh, bukan diusap. Membasuh itu berbeda dengan mengusap, kalau membasuh berarti air harus mengalir pada wajah Anda, sedangkan mengusap, air tidak perlu mengalir.

Membasuh kedua telapak tangan sampai siku

Selanjutnya yaitu membasuh kedua telapak tangga hingga siku. Basuhlah tangan sebanyak 3 kali secara bergantian, yaitu 3 kali tangan kanan dan 3 kali tangan kiri.

Sebenarnya pengulangan sebanyak 3 kali tersebut bukan hanya ketika membasuh tangan saja. Pengulangan 3 kali dalam setiap rukun wudhu merupakan bagian dari sunah wudhu. Jadi ketika wudhu Anda disunahkan untuk mengulangi setiap rukun wudhu sebanyak 3 kali.

Mengusap sebagian kepala

Keempat yaitu mengusap sebagian kepala. Usap sedikit bagian depan kepala, mulai dari tempat tumbuhnya rambut. Usapan kepala juga disunahkan diulangi sebanyak 3 kali.

Dalam setiap madzah usapan bagian kepala ini bisa berbeda, ada yang mengatakan sebagian kepala, ada juga yang mengatakan seluruhnya. Namun, karena di Indonesia yang kita anut adalah madzhab safi’i, maka usapan kepala hanya dilakukan sebagian kepala saja.

Membasuh kedua kaki hingga mata kaki

Kelima yaitu membasuh kedua kaki hingga mata kaki. Batas wudhu pada bagian kaki yaitu hanya sebatas mata kaki saja. Rasulullah pada zamannya pernah memberikan contoh membasuh kaki sampai betis, jadi beliau melebihkan sedikit dari batas aslinya. Jangan sampai kurang dari mata kaki, karena apabila kurang wudhu tidak akan sah.

Tertib

Tertib biasanya juga disebut dengan berurutan, yang awal dilakukan di awal dan yang akhir dilakukan di akhir, jadi urutan dari rukun wudhu ini tidak boleh dibolak balik. Misalkan, membasuh wajah tidak boleh diganti dilakukan setelah membasuh tangan, membasuh tangan tidak boleh dilakukan setelah mengusap kepala, dan seterusnya. Apabila Anda lupa tidak mengerjakan salah satu dari rukun wudhu, Anda tidak bisa menyusulkannya. Anda harus mengulangi wudhu Anda dari awal.

Selain rukun wudhu, sunah wudhu juga masuk dalam bagian tata cara wudhu. Untuk menyempurnakan wudhunya orang banyak yang mengamalkan sunah wudhu ketika sedang berwudhu. Sunah ini juga akan membantu menambah pahala kita dalam berwudhu. Berikut beberapa sunah wudhu yang perlu Anda tahu.

  1. Membaca basmallah, meskipun banyak yang menghukuminya wajib, tetapi kebanyakan ulama menghukumi bacaan basmallah ini sunah.
  2. Membasuh dua telapak tangan, dilakukan bersamaan dengan membaca basmallah. Basuhlah sampai pergelangan tangan saja.
  3. Berkumur, dilakukan setelah membasuh telapak tangan hingga pergelangan tangan.
  4. Setelah berkumur disunahkan untuk menghirup air ke dalam hidung lalu mengeluarkannya.
  5. Apabila Anda memiliki jenggot yang tebal, disunahkan kepada Anda untuk menyelani jenggot tersebut menggunakan air.
  6. Sela-sela jari  tangan harus di basuh dengan air.
  7. Mendahulukan anggota wudhu yang kanan dari pada yang kiri.
  8. Mengulang basuhkan atau usapan gerakan wudhu sebanyak 3 kali.
  9. Menggunakan air secukupnya saja untuk berwudhu, jangan terlalu berlebihan dan jangan terlalu pelit juga.
  10. Melebihkan basuhan, seperti basuhan pada wajah, tangan, dan kaki. Maksudnya adalah jangan membasuhkan tepat pada batasnya, tetapi lebihkan sedikit dari batas aslinya.
  11. Menghadap kiblat
  12. Tidak berbicara ketika sedang berwudhu.
  13. Berdoa setelah wudhu.
  14. Berkelanjutan, maksudnya tidak memotong-motong antara bagian wudhu yang satu dengan yang lainnya.

Seperti yang sudah kami janjikan sebelumnya, kami juga akan menunjukkan keutamaan doa sebelum dan sesudah wudhu. Meskipun beberapa tidak datang sendiri dari rasulullah, itu tidak masalah. Asalkan doa tersebut memiliki arti dan dilakukan dengan tujuan yang baik, Allah pasti juga akan memberikan yang terbaik juga. Beberapa keutamaan membaca doa sebelum dan sesudah wudhu akan kami bahas selanjutnya.

Keutamaan Membaca Doa Sebelum Wudhu

keutamaan membaca doa sebelum wudhu
thegorbalsla.com

Doa sebelum wudhu bisa Anda lakukan dengan hanya membaca basmallah saja atau membaca doa yang sudah kami contohkan di atas. Meskipun doa tersebut tidak diri oleh Nabi Muhammad, tapi tujuan dan arti dari doa tersebut baik. Kemungkinan besar doa tersebut disebutkan diriwayatkan oleh salah satu ulama. Walaupun tidak dari nabi, tetapi dari ulama, jika itu baik ya sebaiknya kita contoh, jika tidak baik sekalipun ulama ya jangan dicontoh.

Ulama juga manusia, terkadang mereka juga berbuat salah, seperti kasus baru-baru ini, ada salah satu ulama yang mengatakan Nabi Muhammad pernah sesat.

Mereka juga pernah salah, tidak apalah mereka toh juga manusia. Manusia kan memang tempatnya salah dan dosa. Jadi sebelum mengikuti apa kata ulama, terlebih dahulu kita pikirkan apakah itu memang baik atau tidak, tanya pada hati nurani.

Kembali pada pembahasan awal kita, jadi keutamaan membaca doa sebelum wudhu itu sangat banyak . Salah satunya dapat menghindarkan kita dari godaan setan. Setan terkadang akan mengganggu kita dengan membuat ragu kita, apakah kita sudah melakukan rukun wudhu tersebut ataukah belum. Jika dalam solat kita bisa mengganti keraguan tersebut dengan sujud sahwi, tetapi jika pada wudhu kita harus mengulangnya dari awal.

Itulah kenapa banyak ulama yang menghukumi sunah membaca basmallah sebelum berwudhu. Di mana pun tempatnya setan pasti akan selalu mengganggu kita dengan membuat ragu pikiran-pikiran baik kita.

Karena rukun wudhu tersebut tidak bisa ditinggalkan dan harus diulang ketika salah satunya tidak dikerjakan, maka ketika Anda ragu sudah melakukan rukun tersebut ataukah belum, Anda harus mengulanginya sampai Anda benar-benar yakin.

Bahkan apabila Anda sudah mengulanginya sebanyak 3 kali dan tetap ragu, Anda masih harus mengulanginya sampai keempat kali atau kelima kalinya lagi sampai Anda yakin tidak meninggalkan satu pun rukun wudhu. Jika Anda membaca basmallah terlebih dahulu sebelum berwudhu, insya’allah, Allah akan menjauhkan Anda dari hal-hal yang meragukan seperti itu. Jadi jangan lupa berdoa atau membaca basmallah dulu ya sebelum wudhu.

Keutamaan Membaca Doa Setelah Wudhu

keutamaan membaca doa setelah wudhu
inilahfikih.com

Sebagian dari Anda mungkin sudah sangat familiar dengan doa setelah wudhu. Di masjid atau di tempat-tempat mengaji biasanya doa setelah wudhu memang secara khusus diajarkan.

Biasanya mereka disuruh untuk menghafalkannya, sehingga ketika sudah dewasa, masih akan teringat dan bisa diamalkan. Orang banyak yang sudah mengamalkan doa ini, namun kebanyakan dari mereka biasanya belum tahu keutamaan dari membaca doa setelah wudhu.

Salah satu keutamaan membaca doa setelah wudhu yaitu Allah akan membukakan pintu surga untuknya. Hal itu seperti hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang menyebutkan “Syayidina Umar bin Khatab berkata bahwasanya Rasullullah pernah bersabda, barang siapa yang mengucapkan asyhadul alla illaha ilaahu wahdahu laa syarikilaa, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosulluh (aku bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Allah, dan aku bersaksi Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah), maka orang tersebut akan dibukakan 8 pintu surga untuknya.” (HR. Imam Muslim)

Hadist tersebut cukup kuat, karena dituliskan dalam shahihnya Imam muslim, sehingga bisa digunakan sebagai landasan bahwasanya hadist tersebut memang memiliki keutamaan yang sangat besar. Namun meskipun demikian, setiap amalan yang kita lakukan sebaiknya dikerjakan dengan seikhlas mungkin, tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Beberapa hal yang sudah disebutkan itu hanyalah keutamaan yang perlu Anda tahu saja, selebihnya kita harus tetap mengerjakan setiap ibadah hanya karena Allah , bukan karena iming-iming surga atau yang lainnya. Sesungguhnya Allah lebih menyukai orang-orang yang demikian itu.

Ada yang mengatakan juga, apabila kita beribadah dengan mengharapkan sesuatu, maka hanya sesuatu yang kita harapkan itulah yang akan kita dapatkan, lain apabila kita beribadah karena Allah, selain akan mendapatkan keutamaan dari ibadah tersebut, yang paling penting kita juga akan mendapatkan ridho dari Allah juga.

Itu dia pembahasan doa sesudah wudhu yang bisa kami paparkan kepada Anda. Kami sudah membahasnya mulai dari lafal doa sebelum dan sesudah wudhu, tata cara berwudhu yang sesuai sunnah, serta keutamaan doa sebelum dan sesudah wudhu. Jadi jangan lupa setelah wudhu usahakan untuk membiasakan diri berdoa, karena tidak akan pernah sia-sia setiap doa yang akan kita ucapkan.

Tinggalkan komentar