Perbedaan Serta Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme Lengkap dengan Tujuannya

Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme – Penandaan berawalnya era kolonialisme dan imperialisme dengan adanya penaklukan Portugis dan Spanyol ke negeri-negeri timur yang memiliki hasil bumi melimpah serta benua baru yaitu Amerika yang sebelumnya tidak dikenal oleh penduduk Eropa.

Selain kepercayaan merka mengenai bumi itu bulat, bangsa Eropa memiliki dorongan untuk melakukan penjelajahan untuk mendatangi negeri-negeri timur yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah.

COPY CODE SNIPPET

Namun niat tersebut perubah menjadi penjajahan yang dilakukan oleh bangsa barat tersebut. Praktik penjajahan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa barat itu dibedakan menjadi dua, yaitu kolonialisme dan imperialisme.

Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme

pengertian lengkap mengenai imperialisme dan kolonialisme

youtube.com

Apa itu Imperialisme? Arti imperialisme merupakan sebuah usaha untuk memperluas kekuasaan suatu negara dengan menguasai negara lain. Dan imperialisme itu terbagi menjadi dua macam, yaitu imperalisme modern dan imperalisme kuno.

Negara Spanyol dan Portugis merupakan negara yang menganut imperialisme kuno, yaitu imperialisme yang berlangsung sebelum revolusi industri dan memiliki tujuan untuk menyebarkan agama, mencapai kejayaan dan memiliki kekayaan. Sedangkan Negara Inggris adalah negara yang menjalankan imperialisme modern.

Arti Kolonialisme itu berasal dari kata colunus atau colonia yang memiliki arti usaha untuk mengembangkan kekuasaan di suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada dasarnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas perdagangan di suatu wilayah, manusia dan sumber data.

Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme

perbedaan kolonialisme dan imperialisme

slimesite.wordpress.com

Secara umum perbedaan imperialisme dan kolonialisme itu ada 2, yaitu

  1. Imperialisme bertujuan untuk pengaruh di semua bidang kehidupan negara yang bersangkutan.
  2. Kolonialisme memiliki tujuan menguras habis atau mengeksploitasi sumber daya alam dari negara yang bersangkutan untuk diangkut ke negara induk.

Dibalik perbedaan yang terdapat antara kolonialisme dan imperialisme itu ternyata memiliki persamaan. Persamaan kolonialisme dan imperialisme yaitu keduanya merupakan kebijakan negara yang terkuat dalam memgang kendali atas wilayah lain diluar batas awal negaranya. Selain itu, keduanya juga pada umumnya dilakukan dengan cara penaklukan.

Perbedaan Imperialisme Kuno dan Modern

Perbedaan Imperialisme Kuno dan Modern

wilbertproject.blogspot.comSesuai pembahasan sebelumnya, imperialisme itu terbagi menjadi dua, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern.

Imperialisme Kuno

Pada abad ke-14, sebelum adanya revolusi industri di Negara Inggris terjadilah imperialisme kuno. Dan pada dasarnya tujuan utama dari imperialisme kuno sesuai dengan semboyan yaitu 3G:

  • Glory, melakukan penaklukan daerah jajahan ke seluruh penjuru dunia untuk mencapai kejayaan
  • Gospel, memiliki misi untuk menyebarkan agama kristen katolik ke seluruh penjuru dunia
  • Gold, mencari dan mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya

Bangsa pertama yang menjalankan imperialisme kuno yaitu bangsa Eropa yang dipelopori oleh Spanyol dan Portugis. Selain itu, bangsa Eropa lain yang melakukan pelayaran untuk memperluas wilayah jajahannya adalah Belanda yang dipimpin oleh kapten kapal yang bernama Cornelis de Houtman.

Imperialisme Modern

Berbeda dengan imperialisme kuno yang terjadi sebelum revolusi industri di inggris terjadi. Imperialisme modern itu terjadi sekitar abad e-17 setelah revolusi industri di Inggris. Pada umumnya tujuan utama dari imperalisme modern yaitu 3F:

  • Factory, yaitu mencari sumber daya manusia yang digunakan sebagai tenaga kerja dipabrik industry
  • Fashion, yaitu mencari tempat atau daerah pemasaran untuk memasarkan hasil industri ke seluruh penjuru dunia
  • Food, yaitu mencari bahan mentah yang diperlukan dalam kebutuhan industri

Negara yang menganut imperialisme modern yaitu negara yang memiliki kekuatan politik, militer dan juga ekonomi yang cukup besar, seperti Jepang, China, Russia, Inggris, dan Amerika Serikat. Indonesia sendiri masih menjadi salah satu tujuan imperialisme negara maju karena status Indonesia yang masih negara berkembang.

Tujuan Imperialisme

tujuan dari imperialisme

google.co.id

Berdasarkan tujuannya tujuan imperialisme terbagi menjadi dua, yaitu

  1. Imperialisme kuno yang memiliki tujuan untuk kejayaan, mendapatkan kekayaan dan menyebarkan agama sesuai dengan motonya yaitu gold, glory and gospel.
  2. Imperialisme Modern yang bertujuan untuk kemajuan ekonomi.

Berdasarkan sektor yang ingin dikuasai atau direbut terbagi menjadi 4, antara lain:

  1. Imperialisme Militer bertujuan untuk menguasai kedudukan militer dari suatu negera.
  2. Imperialisme Kebudayaa yang memiliki tujuan untuk menguasai jiwa dari negara lain dengan cara melenyapkan kebudayaan negara tersebut dan menggantikannya dengan kebudayaan imperialis yang mengakibatkan menjadi jiwa yang imperialis.
  3. Imperialisme Ekonomi yang bertujuan untuk menguasai ekonomi dari negara lain.
  4. Imperialisme Politik yang memiliki ambisi untuk menguasai semua bagian dari negara lain.

Penyebab Terjadinya Imperialisme

penyebab terjadinya imperialisme

fdkm.blogspot.com

Hanya sebagian negara saja yang melakukan imperialisme. Dan berikut beberapa hal yang mendorong suatu negara untuk menganut atau melaksanakan imperialisme, antara lain:

  • Faktor ekonomi, contohnya ingin untuk menjamin perkembangan pesat industri di suatu negara, keinginan untuk menguasai perdagangan dunia, dan menginginkan mendapatkan kekayaan dari suatu negara.
  • Letak geografis atau letak suatu negara yang tidak menguntungkan.
  • Hasrat untuk menyebarkan suatu ideologi atau agama.
  • Rasa bangga atau perasaan suatu bangsa karena ia dapat mengatur negara lain.
  • Keinginan untuk menjadi bangsa yang besar.

Akibat Imperialisme

akibat imperialisme

hantupedia.com

Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan imperialisme itu terbagi menjadi 3 bidang, yaitu:

1. Akibat Sosial

  • Menimbulkan munculnya gerakan Eropanisasi.
  • Menjadikan segala hak ada dalam kendali negara imperialis.
  • Bangsa yang terjajah direndahkan harga dirinya, sedangkan bangsa penjajah rasa harga dirinya meningkat.
  • Negara yang terjajah serba kekurangan, sedangkan negara imperialis hidup dengan mewah.

2. Akibat Ekonomis

  • Kekuatan ekonomi pribumi lenyap karena jajahan.
  • Adanya lalu lintas dunia.
  • Perdagangan dunia semakin meluas.
  • Melenyapnya perniagaan yang dimiliki bangsa jajahan.
  • Negara jajahan menjadi miskin, sedangkan negara imperialis menjadi pusat kekayaan.

3. Akibat Politik

  • Menimbulkan rasa nasionalisme.
  • Menimbulkan politik dunia.
  • Timbulnya perang kolonial.
  • Terjadinya politik pemerasan.
  • Terciptanya tanah-tanah jajahan.

Itulah sedikit pembahasan mengenai pengertian pengertian imperialisme dan kolonialisme. Kesimpulannya yaitu imperialisme bisa dimaknai sebagai paham politik yang digunakan untuk menguasai seluruh dunia demi kepentingan diri sendiri. Semoga dapat bermanfaat. Terima kasih. 🙂

 

Leave a Reply