Asam Manis Menjadi Anak Paskibra

Kegiatan yang identik dengan baris berbaris ini pernah saya ikuti sebelumnya. Tepatnya pada saat saya melangkahkan kaki untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah pertama atau SMP. Ketika itu para siswa diwajibkan untuk memilih ekstrakulikuler guna untuk mengembangkan potensi yang ada pada siswa.

Bingung, itu yang saya rasakan pada saat itu. Minim pengalaman yang membuat rasa bingung itu muncul. Mungkin karena disaat SD, saya termasuk orang kuper ( kurang pergaulan ).

COPY CODE SNIPPET

Mencoba Ekskul Futsal

www.sacbee.com

Salah satu ekskul yang pernah saya coba saat itu adalah futsal. Setelah saya mendaftarkan diri. Diumumkan untuk diadakan penyeleksian terlebih dahulu. Hari seleksi ekstrakulikuler futsal pun dimulai. Namun tidak ada angin, tidak ada hujan, saya disuruh menjadi kiper.

Nah loh, kiper ?

Tapi gak seburuk saya bayangkan sebelumnya. Saya bisa menjalankan tugas menjadi kiper dengan baik. Namun sedikit dengan perjuangan juga dalam menghalau bola agar tidak merobek gawang.

Alaaah, maafkan saya, pernyataan di atas merupakan kebohongan semata untuk menambah kata-kata artikel ini. Hhee

Hal yang sebenarnya terjadi adalah saya menjadi bulan-bulanan lawan. Malu juga rasanya, karena saat itu ditonton banyak orang. Keajaiban pun datang, anehnya saya diterima menjadi salah satu anggota ekskul futsal. Kok bisa ? Nah itu yang menjadi misteri sampai saat ini.

Dengan berbagai pertimbangan, saya pun memutuskan untuk keluar dari ekskul futsal. Mungkin salah satunya karena tidak ada bakat dalam bermain bola. hhe

Berkenalan dengan Namanya Paskibra

nasirgnd.blogspot.com

Setelah saya keluar dari ekskul futsal, saya pun mencari ekskul yan lain. Tanya kanan kiri, akhirnya saya bertemu dengan paskibra. Pasukan pengibar bendera itu kepanjangannya. Awalnya salah satu teman saya yang memperkenalkan paskibra.

Saya pun sering melihat mereka latihan baris berbaris. Tempat mereka latihan pun tidak jauh dari lapangan bola yang sering dipakai latihan ekskul futsal. Jadi sudah sering lihat, tapi saat itu belum ada ketertarikan.

Setelah dipikir-pikir, saya pun mencoba untuk mendaftarkan diri untuk masuk ekskul paskibra. Hitung-hitung menambah teman. Hari pertama saya latihan, ternyata hari itu merupakan hari terakhir latihan paskibra karena beberapa hari kemudian itu sudah memasuki bulan puasa.

Dalam hati, ” Deeuhh.. baru aja mau latihan, udah libur aja, “.

Kesan Pertama Latihan Paskibra

zamzamiyusuf.blogspot.com

Setelah liburan lebaran, kegiatan belajar pun sudah dimulai kembali. Tapi untuk keputusan hari latihan paskibra itu dimulai masih belum ada kepastian. Jadi saya harus menunggu terlebih dahulu.

Beberapa hari kemudian, saya mendapat kabar. Bahwa latihan paskibra dimulai minggu depan. Dengan semangat membara, saya menunggu hari pertama latihan paskibra itu.

Hari pertama latihan ekskul paskibra pun dimulai. Saya bersiap-siap terlebih dahulu. Karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Sebelumnya kami diberitahu oleh para senior untuk membawa air, roti, menggunakan celana panjang, memakai sepatu dan baju putih. Kalau gak salah sih, itu saja yang harus dibawa.

Sesampainya saya di sekolah, ternyata masih sepi. Saya harus menunggu beberapa waktu dahulu. Namanya orang Indonesia, kalau gak ngaret, yah gak asik. Preet…

Tidak lama saya menunggu, para senior pun mulai berdatangan, disusul juga dengan teman-teman seangkatan saya. Latihan pun segera dimulai. Latihan dimulai dengan berbaris dahulu. Dan selanjutnya diajarkan PBB ( Peraturan Baris Berbaris ) dasar. Sikap sempurna, istirahat di tempat, hormat, balik kanan, hadap kanan dan kiri dan yang lainnya, soalnya saya lupa. Maafkan saya yah yang banyak lupanya. Hehe…

hipwee.com

Selanjutnya dilanjutkan acara perkenalan. Setiap ada anggota yang baru, diharuskan untuk melakukan perkenalan terlebih dahulu. Kan kalo gak kenal, maka tak sayang.

Karna waktu sudah menunjukan waktunya makan siang. Maka latihan pun dipending dahulu untuk istirahat makan siang. Semua orang duduk di lapangan tempat latihan baris berbaris. Sebelumnya semua anggota paskibra harus mengambil air minum dan roti yang sudah dipersiapkan.

Dan uniknya, saat mengambil roti dan air minum itu diberi waktu, guna melatih kedisiplinan para anggota paskibra. Hitungan waktunya pun terbilang cepat. Karena hanya beberapa detik saja, dihitung langsung oleh para senior.

Ternyata cara makannya pun beda daripada yang lain. Makan rotinya harus bersama. Yah, bersama. Satu roti dimakan bersama. Jadi kami hanya makan satu gigitan, terus dioper lagi ke teman sebelah kami, terus sampai roti itu habis. Dan semua harus kebagian, jangan sampai rotinya habis di tengah jalan, dan anggota terakhir tidak dapat makan roti.

So, kami harus mengira-ngira, apakah roti yang kami makan itu terlalu besar? Sehingga ada anggota yang tidak mendapatkan roti. Jika hal itu terjadi, maka satu angkatan akan mendapatkan hukuman berupa push up sampai lari mengelilingi lapangan.

Itu kesan pertama saya berlatih paskibra pertama kali. Jadi latihannnya itu semi militer, tapi tidak sekejam latihan para militer sesungguhnya. Dan tak sekejam ketika kamu mencampakan kekasihmu. Alaah, heheh…

Ditunjuk Sebagai Danton

herdifebrianonyawit.blogspot.co.id

Danton itu singkatan dari Komandan Pleton. Saat kami menjadi anggota junior, jabatan danton diduduki oleh salah satu seorang senior. Biasanya danton itu laki-laki, lain halnya di sekolah saya saat itu. Danton dipegang oleh seorang perempuan. Mungkin karena waktu itu anggotanya kebanyakan perempuan dan para lelakinya itu suaranya tidak selantang dan setegas senior yang menjadi danton itu.

Saya akui, suara kakak senior yang sebagai danton itu bersuara lantang dan tegas. Cocoklah untuk menjadi seorang danton.

Namun ketika ingin pergantian pengurus paskibra. Dan para senior pun sedang fokus belajar untuk ujian nasional ( UN ). Setelah sekian lama kami digembleng, akhirnya kami pun mempunyai kuasa penuh. Hahahah #ceritanya ketawa jahat. Walaupun jabatan itu sementara. Hufft.

Pergantian kekuasan itu pun dibarengi oleh pergantian danton. Kami harus mencari danton baru untuk menggantikan danton lama. Akhirnya pelatih kami, mengetes kami  satu per satu. Dan terpilih 2 orang sebagai calon danton. Ternyata saya terpilih menjadi salah satu calon danton.

Kami pun dites kembali. Kami diperintahkan untuk mengambil posisi push up. Dan ketika kami mengambil posisi push up. Di pertengahan kami sedang melakukan gerakan push up, kami disuruh berhenti. Jadi saat itu sedang dalam posisi setengah push up.

” Coba teriak! ” kata-kata itu langsung dilontarkan oleh pelatih kami secara tegas.

Dengan spontan kami teriak sekera-kerasnya setelah mendapatkan intruksi dari pelatih. Setelah itu saya sempat kelelahan. Karena hal itu dilakukan berulang kali.

Singkat cerita, saya yang terpilih menjadi danton untuk menggantikan danton yang lama.

Lomba Pertama

paskibraelangsaktismpn1tanjungmedar.blogspot.com

Setelah saya dilantik sebagai danton. Singkatnya kami mendapatkan undangan untuk mengikuti lomba di kecamatan. Surat undangannya diserahkan kepada kami melalui pembina paskibra.

Para senior yang sudah punya waktu luang setelah serius belajar untuk Ujian Nasional bersedia mengikuti lomba. Karena kami kekurangan orang untuk bisa menyanggupi persyaratan lomba.

Kami pun dibantu oleh beberapa angkatan yang lama atau bisa dibilang sudah alumni untuk mensukseskan lomba kami.

Kurang lebih satu bulan kami berlatih. Kerja keras kami pun membuahkan hasil. Kami mendapatkan juara satu di perlombaan tersebut. Alangkah bahagianya kami saat itu. Karena sudah lama kami tidak pernah mendapatkan juara. Alhamdulillah.

Manfaat mengikuti komunitas

megagatha.blogspot.co.id

Banyak teman-teman saya pada saat SMP tidak mementingkan untuk mengikuti ekstrakulikuler. Padahal dari pihak sekolah pun memerintahkan para siswanya untuk mengikuti minimal satu ekstrakulikuler.

Ketika kita menemukan ekskul yang cocok untuk kita. Maka beberapa waktu yang akan datang. Kamu pasti merasakan perubahan dalam dirimu. Yah, tentunya perubahan positif.

Mulai dari banyak teman, sampai pengalaman-pengalaman yang sangat berharga yang bisa kamu dapatkan saat kamu bergabung dengan sebuah komunitas.

Maka dari itu janganlah takut bergabung dengan komunitas yang cocok denganmu. Karena bersama itu lebih seru dibandingkan sendirian. 🙂

Leave a Reply