Ingin Tahu Perbedaan Pasar uang dan Pasar modal? Berikut Ini Penjelasannya, Yuk Dibaca!

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal – Di dalam kegiatan ekonomi makro, modal merupakan suatu elemen penting yang dibutuhkan bagi para penguasa untuk menjalankan ataupun memulai bisnis. Salah satu cara yang untuk memperoleh kebutuhan modal yang cukup besar tersebut melalui bentuk pinjaman, baik kepada investor maupun kepada bank. Pinjaman tersebut dapat dilakukan melalui dua perantara diantaranya yaitu pasar modal dan perantara pasar uang.

Nah, mungkin dalam benakmu muncul pertanyaan apa itu pasar modal dan pasar uang? Perbedaan pasar modal dan pasar uang itu apa?

COPY CODE SNIPPET

Sebelum dilakukan pembahasan mengenai perbedaan pasar uang dan modal, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui pengertian pasar uang dan pengertian pasar modal.

Pengertian Pasar Modal dan Pasar Uang

pengertian pasar uang

http://merahputih.com

Pasar modal adalah sebuah pasar yang menyediakan pinjaman dana dengan tempo jangka waktu yang panjang melalui produk-produk yang meliputi saham, reksadana dan obligasi. Sedangkan pasar uang merupakan pasar yang menyediakan pinjaman dengan tempo jangka yang pendek melalui produk-produk yang meliputi, sertifikat Bank Indonesia, tabungan, kertas berharga atau commercial paper, dan sertifikat deposito.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

pengertian pasar modal

http://indonesianreview.com

Setelah kita mengetahui pengertian pasar modal dan pasar uang, selanjutnya kita akan membahas perbedaan dari keduanya. Pada umumnya, terdapat 7 aspek perbedaan antara pasar uang dan pasar modal, mulai dari instrumen dan tempatnya, hasil, otoritas tertinggi, resiko dan keuntungan, produk yang dihasilkan, dan jangka waktu peminjamannya. Berikut penjelasan lengkapnya mengenai perbedaan kedua jenis pasar tersebut.

1. Tempat dan Kebutuhan

Pasar uang tidak perlu adanya tempat secara fisik dikarenakan transaksi terjadi antar bank. Berbeda dengan pasar modal perlu adanya tempat fisik alasannya karena terjadi antara pihak investor yang mempunyai surplus keuangan dan pihak kreditur yang memerlukan dana untuk menjalankan usahanya. Adapun tempat secara fisik pasar modal yang berada di Indonesia saat ini diantaranya yaitu Bursa Efek Surabaya dan Bursa Efek Jakarta.

2. Instrumen

Perbedaan pasar modal dan pasar uang pun bisa ditinjau dari instrumennya. Pasar uang utamanya memiliki instrumen yang meliputi Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan Surat Bank Indonesia (SBI). Berbeda dengan pasar modal memiliki instrumen yang meliputi option dan right issue, obligasi, saham dan surat berharga lainnya misalnya warrant.

  • Right Issue merupakan suatu surat yang diterbitkan oleh perusahaan yang isinya meliputi pemberian hak kepada pemegangnya agar dapat membeli saham tambahan pada penerbitan saham baru.
  • Option merupakan sebuah surat pernyataan yang diterbitkan oleh lembaga atau seseorang yang isinya meliputi pemberian hak kepada pemegangnya agar bisa melakukan call option atau membeli saham dan menjual saham sesuai harga yang sudah ditetapkan sebelumnya.
  • Warrant adalah suatu surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan yang isinya meliputi pemberian hak kepada pemegangnya agar dapat membeli saham perusahaan dengan jumlah, harga dan masa berlaku yang telah ditetapkan sebelumnya.

3. Hasil

Keuntungan yang didapatkan investor dengan melakukan peminjaman dana melalui pasar uang hanyalah berupa bunga. Bunga cenderung lebih minim risiko dan sifatnya tetap. Sedangkan keuntungan yang didapatkan investor dengan melakukan peminjaman dananya melalui pasar modal merupakan pertumbuhan modal atau capital gains atau bagi hasil atau deviden.

4. Otoritas yang Mengatur

Dalam hal otoritas yang mengatur, keduanya pun memiliki perbedaan. Otoritas yang mengatur pasar modal adalah Departemen Keuangan, sedangkan otoritas yang mengatur pasar uang adalah Bank Sentral, contohnya di Indonesia yaitu Bank Indonesia.

5. Risiko dan Keuntungan

Bagi pemilik dana, melakukan peminjaman uangnya melalui pasar uang yang cenderung memiliki risiko yang rendah dan cenderung lebih aman, namun konsekuensinya adalah mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih rendah juga. Sementara dengan meminjamkan uangnya melalui pasar modal, mereka akan mendapatkan penerimaan dan keuntungan yang lebih besar, namun juga harus menanggung risiko yang lebih besar juga.

6. Produk yang Dihasilkan

Kedua jenis pasar tersebut, baik pasar uang ataupun pasar modal, keduanya menghasilkan produk berupa surat berharga walaupun dalam bentuk yang berbeda. Produk pasar uang diantaranya yaitu commercial paper, SBI, tabunga, dan sertifikat deposito, sedangkan produk pasar modal yaitu saham, reksadana dan saham.

7. Jangka Waktu Peminjaman

Salah satu perbedaan antara pasar modal dan pasar uang yaitu terletak pada jangka waktu yang diberikan kepada sang peminjam. Pada pasar modal, kreditur bisa meminjam modal dalam jangka waktu yang lebih lama, yakni > 1 tahun. Sedangkan pasar uang, kreditur hanya dapat diperkenankan meminjam hanya dalam tempo kurang dari satu tahun atau umumnya sekitar 270 hari.

Peranan Pasar Modal dalam Perekonomian

peranan pasar modal dalam perekonomian

http://indonesianreview.com

Pasar mempunyai posisi yang sangat begitu penting dalam perkembangan perekonomian Indonesia. Kemajuan teknologi dan juga tingginya arus globalisasi membuat pasar modal Indonesia mampu menjadi icon pasar modal Asia Tenggara. Perkembangan pasar modal itu tidak akan mampu terealisasikan jika tidak ada dukungan dari masyarakat dan pemerintah bagi pasar modal Indonesia.

Peran pemerintah bisa berupa menciptakan stabilitas iklim investasi Indonesia, stabilitas politik dan hukum, sebagai pelindung dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi. Sedangkan masyarakat mampu berpartisipasi dengan melakukan penginvestasian sahamnya di pasar modal.

Peranan pasar modal dalam perekonomian nasional diantaranya:

  1. Memungkinkan para pemegang surat berharga untuk memperoleh likuiditas dengan menjual surat berharga yang dimiliki kepada pihak lain.
  2. Memungkinkan aktivitas bisnis untuk melakukan pemisahan ekonomi dan bisnis dari kegiatan keuangan.
  3. Memungkinkan aktivitas bisnis untuk mendapatkan dana dari pihak luar bertujuan untuk memperluas usaha atau ekspansi.
  4. Memungkinkan pada pemodal untuk berpartisipasi pada kegiatan bisnis yang memberikan keuntungan atau investasi.
  5. Lembaga perantara atau intermediasi keuangan selain bank.

Karakteristik Pasar Modal

karakteristik pasar modal

matriphe.com

Karakteristik pasar modal menurut Basjirudin A. Sarida di dalam Panji Anoraga; 1996:12-15 menyatakan beberapa klasifikasi dari karakteristik pasar modal yaitu sebagai berikut:

  1. Di dalam mekanisme pasar modal dikenal terdapat penawaran pada pasar perdana dan pasar sekunder. Hal itu memunculkan perbedaan antara transaksi pada pasar sekunder dan pasar perdana.
  2. Dilihat dari sudut pandang transaksinya, maka dalam sebuah pasar modal transaksi yang dipakai oleh para pemakai dan pemodal dana terjadi dalam sebuah pasar yang memiliki sifat tidak langsung dan terbuka.
  3. Ditinjau dari sudut pandang tingkatan sentralisasi. Sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri yaitu di dalam sebuah negara yang secara geografis cukup luas, maka adanya pasar modal secara wilayah ataupun lokal sangat dibutuhkan mengingat menyebarnya kepentingan pemakai dana dan pemiliki dana.
  4. Dilihat dari sudut jatuhtemponya instrumen yang diperdagangkan di suatu pasar modal. Sesuai yang telah diketahui transaksi surat-surat berharga yang jatuh temponya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dijalankan dalam pasar uang atau pasar dana. Sehingga bagi dana jangka panjang dan dana jangka menengah, perdagangannya dilaksanakan di pasar modal.
    Walaupun kedua pasar itu tidak bida dibedakan begitu saja. Dikarenakan rumitnya permasalahan baik pada pasar modal maupun pasar uang, maka terdapat berbagai faktor lain yang sulit untuk membedakannya secara teliti, menyeluruh dan juga lengkap.
  5. Ditinjau dari sudut pandang jenis instrumen yang ditawarkan melalui pasar modal yaitu apakah instrumen hutang jangka panjang/menengah atau instrumen modal perusahaan.
  6. Dilihat dari sudut pandang para pemakai dana, maka terdapat macam-macam pihak yang terlibat dalam kegiatan pasar modal. Dengan adanya dana yang tersedia bagi berbagai pihak yang memerlukannya, maka instrumen-instrumen menjembatani antara meraka yang membutuhkan dana dengan para investor atau penanam modal.

Sekian pembahasan mengenai perbedaan pasar uang dan pasar modal. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih sudah membaca. 🙂

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Leave a Reply