Penjelasan Lengkap Siklus Hidrologi Mulai dari Pengertian, Gambar Sampai Prosesnya

SIKLUS HIDROLOGI – Adanya air pada daratan bumi bisa tetap terjaga dikarenakan masih adanya hujan. Hujan tersebut bisa tercipta dikarenakan terdapatnya suatu mekanisme alam yang terjadi secara siklus serta terus-menerus. Di dalam pengaturan penyebaran air pada daratan bumi, mekanisme alam yang dimaksud itu lebih dikenal dengan istilah siklus air ataupun siklus hidrologi. Pada postingan kali ini, kami akan sedikit membahas mengenai siklus hidrologi ini mulai dari pengertian, macam-macam, proses terjadi sampai gambar ilustrasinya.

Pengertian Siklus Hidrologi

makalah siklus hidrologi

zaenalrendra.blogspot.com

Siklus hidrologi yaitu salah satu dari 6 siklus biogeokimia yang terjadi di bumi. Siklus hidrologi ialah sebuah siklus ataupun sirkulasi air dari bumi menuju atmosfer serta kembali menuju bumi yang terjadi secara terus menerus.

Siklus hidrologi memiliki peranan penting untuk kelangsungan hidup organisme di bumi. Lewat siklus ini, stok air yang ada di bumi bisa tetap terjaga, mengingat bahwa teraturnya cuaca, suhu lingkungan, cuaca serta keseimbangan ekosistem bumi bisa tercipta dikarenakan proses siklus hidrologi ini.

Proses Siklus Hidrologi

proses terjadinya siklus hidrologi

hendraalzair.blogspot.com

Perihal pada praktiknya, di dalam siklus hidrologi ini air melewati beberapa tahapan-tahapan yaitu evaporasi – transpirasi – evapotranspirasi – sublimasi – kondensasi – adveksi – presipitasi – run off – infiltrasi. Berikut ini sedikit penjelasan tentang setiap tahapan siklus tersebut.

1. Evaporasi

evaporasi adalah

dailyaccord.com

Siklus hidrologi itu berawal dari penguapan air yang terdapat pada permukaan bumi. Air-air yang terkumpul pada badan air, semisal waduk, bendungan, sawah, laut, sungai ataupun danau berubah menjadi uap air dikarenakan terdapatnya panas matahari. Penguapan seperti itu pun terjadi di air yang ada pada air yang ada di permukaan tanah. Penguapan seperti itu disebut dengan sebutan evaporasi

Evaporasi itu mengubah air yang memiliki wujud cari menjadi air yang berbntuk gas sehingga menjadikan ia untuk bisa naik ke atas atmosfer bumi. Ketika musim kemarau, jumlah air yang menjadi uap air akan naik ke atmosfer bumi pun akan semakin besar dikarenakan semakin tinggi panas matahari maka evaporasi pun terjadi.

2. Transpirasi

siklus hidrologi pdf

slideplayer.com

Penguapan air yang terjadi pada permukaan bumi bukanlah hanya terjadi di badan tanah dan air. Namun penguapan air pun bisa terjadi pada jaringan makhluk hidup, contohnya tumbuhan dan hewan. Penguapan seperti ini dikenal dengan sbutan transpirasi.

Sama halnya dengan evaporasi, transpirasi pun bisa mengubah air yang berbentuk cair di dalam jaringan makhluk hidup berbuah menjadi uap air serta membawanya baik menuju atas ke atmosfer. Tetapi, jumlah air yang telah menguap melalui proses transpirasi ini biasanya jauh lebih sedikit daripada jumlah uap air yang diperoleh lewat proses evaporasi.

3. Evapotranspirasi

komponen siklus hidrologi

blog.rachio.com

Evapotranspirasi ialah suatu penguapan air secara keseluruhan yang berlangsung pada seluruh permukaan bumi, baik itu yang terjadi di badan tanah atau air, maupun di jaringan makhluk hidup. Evapotranspirasi ialah gabungan antara transpirasi dan evaporasi. Di dalam siklus hidrologi, evapotranspirasi ini sangat berperan dalam memberikan pengaruh di jumlah uap air yang terangkat menuju atas permukaan atmosfer.

4. Sublimasi

jurnal siklus hidrologi pdf

brantinstore.com

Disamping melalui penguapan, baik itu lewat proses evapotranspirasi, transpirasi ataupun evaporasi, terangkatnya uap air dari permukaan bumi menuju atas atmosfer bumi pun dipengaruhi adanya proses sublimasi

Sublimasi ialah suatu proses perubahan es di kutub ataupun di puncak gunung menjadi suatu uap air tanpa melewati tahapan cair dahulu. Walau sedikit, sublimasi pun tetap memiliki kontribasi akan jumlah uap air yang naik ke atmosfer bumi lewat siklus hidrologi panjang. Namun, daripada melewati proses penguapan, sublimasi ini dapat terbilang prosesnya sangat lambat.

5. Kondensasi

perbedaan siklus pendek sedang dan panjang

brantinstore.com

Pada saat  uap air yang diperoleh lewat proses evaporasi – transpirasi – evapotranspirasi dan sublimasi terangkat naik sampai mencapai sebuah titik ketinggian tertentu, uap air itu akan berubah menjadi beberapa partikel es yang memiliki ukuran sangat kecil melewati proses kondensisai. Perubahan wujud uap air yang menjadi es itu terjadi dikarenakan pengaruh suhu udara yang sangatlah rendah pada titik ketinggian tersebut.

Beberapa partikel es yang berwujud akan saling mendekati serta bersatu sama lain sehingga akan membentuk sebuah awan. Jika partikel es yang bergabung semakin banyak, maka akan membentuk awan yang semakin hitam dan tebal.

6. Adveksi

penjelasan siklus hidrologi

blogspot.com

Dalam proses kondensasi akan tercipta awan dan selanjutnya akan mengalami proses adveksi. Advek yaitu suatu proses perpindahan awan dari titik satu ke titik yang lain di dalam satu horizontal sebab perbedaan tekanan udara atau angin. Adveksi menjadikan awan dapat menyebar serta berpindah dari atmosfer laut menuju atmosfer darat. Harus diketahui, bahwasanya tahapan adveksi tak terjadi di siklus hidrologi pendek.

7. Presipitasi

gambar siklus air

youtube.com

Awan yang mengalami proses adveksi kemudian akan mengalami presipitasi. Proses presipitasi ialah suatu proses mencairnya awan sebab pengaruh suhu udara yang terbilang tinggi. Di proses tersebut akan terjadi hujan. Kumpulan butiran air akan jatuh ke bumi.

Bila suhu udara di sekeliling awan itu terbilang rendah sampai berkisar <0 derajat celcius, presipitasi bisa jadi timbulnya hujan salju. Awan yang memiliki banyak kandungan air akan turun ke litosfer di dalam butiran-butiran salju yang tipis contohnya yang bisa dijumpai pada daerah yang beriklim sub tropis.

8. Run Off

gambarkan dan jelaskan tentang proses siklus hidrologi panjang

water.usgs.gov

Sesudah proses presipitasi terjadi, air hujan pun akan jatuh ke bumi, run off pun terjadi. Limpasan atau run off ialah sebuah proses pergerakan air dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah pada permukaan bumi. Pergerakan air itu contohnya terjadi melewati beberapa saluran air contohnya saluran got – sungai – danau – muara -laut sampai samudra. Di dalam proses ini, air yang sudah melewati siklus hidrologi akan kembali lagi menuju hidrosfer.

9. Infiltrasi

gambarkan proses terjadinya siklus hidrologi berikut keterangannya

sumagroulx.com

Tak seluruh air hujan yang tercipta sesudah proses presipitasi akan mengalir menuju permukaan bumi melewati proses run off. Sebagian kecil diantaranya dapat bergerak ke dalam pori-pori tanah, bergabung menjadi air tanah dan merembes. Proses infiltrasi ialah proses pergerakan air menuju ke dalam pori-pori tanah. Nah, dalam proses infiltrasi akan secara perlahan-lahan mengangkut air tanah kembali lagi ke laut.

Sesudah melewati proses run off serta infiltrasi, air yang sudah mengalami siklus hidrologi akan kembali lagi terkumpul di lautan. Air itu secara perlahan akan mengalami proses siklus hidrologi selanjutnya dengan dengan di awali oleh evaporasi.

Macam-macam Siklus Hidrologi

macam macam siklus hidrologi

hcofa.wordpress.com

Didasarkan panjang pendeknya suatu proses yang terjadi pada siklus hidrologi bisa dibedakan menjadi 3 bagian. Macam macam siklus hidrologi itu ialah siklus hidrologi pendek, sedang dan panjang.

Siklus Hidrologi Pendek

siklus hidrologi pendek

gerbangilmu.com

Siklus hidrologi pendek ialah siklus hidrologi yang tak melalui proses adveksi. Uap air yang tercipta melewati siklus ini akan turun melewati hujan di wilayah sekitar laut. Berikut ini penjelasan singkat dari siklus hidrologi pendek:

  • Air laut mengalami evaporasi serta berubah menjadi uap air yang diakibatkan terdapatnya panas matahari.
  • Uap air akan mengalami proses kondensasi serta membentuk awan.
  • Awan yang tercipta akan menjadi hujan pada permukaan laut.

Siklus Hidrologi Sedang

siklus hidrologi sedang

gerbangilmu.com

Siklus hidrologi sedang ialah suatu siklus hidrologi yang pada umumnya berlangsung di Indonesia. Siklus hidrologi ini menciptakan hujan pada daratan sebab proses adveksi itu dapat membawa awan yang tercipta ke atas daratan. Berikut ini sedikit uraian singkat mengenai siklus hidrologi sedang:

  • Air laut yang mengalami proses evaporasi serta berbuah menjadi uap air sebab terjadinya panas matahari.
  • Uap air yang mengalami proses adveksi dikarenakan angin sehingga bergerak k daratan.
  • Pada atmosfer daratan, uap air akan membentuk awan serta berubah menjadi hujan.
  • Air hujan pada permukaan daratan dapat mengalami proses run off menuju ke sungai serta kembali lagi menuju laut.

Siklus Hidrologi Panjang

siklus hidrologi panjang

gerbangilmu.com

Siklus hidrologi panjang ialah siklus hidrologi yang pada umumnya terjadi pada wilayah yang mempunyai iklim subtropis ataupun wilayah pegunungan. Di dalam siklus hidrologi ini, awan tak langsung berubah menjadi air, melainkan lebih dahulu turun sebagai salju serta membentuk gletser. Berikut ini uraian singkat mengenai siklus hidrologi panjang.

  • Air laut akan mengalami evaporasi serta berubah menjadi uap air sebab terdapatnya panas matahari.
  • Uap air yang tercipta selanjutnya mengalami sublimasi.
  • Awan yang memiliki kandungan kristal es lalu dapat terbentuk.
  • Awan akan mengalami proses presipisai serta turun sebagai salju.
  • Salju akan terkumpul menjadi gletser.
  • Gletser mencair dikarenakan pengaruh suhu udara serta membentuk aliran sungai.
  • Air yang terbentuk dari gletser mengalir di sungai untuk kembali menuju laut.

Sekian, sedikit pembahasan mengenai siklus hidrologi mulai dari pengertian, proses terjadinya, tahapan sampai macam-macamnya. Semoga dapat bermanfaat serta menambah wawasan kita semua.

Leave a Reply