Ulasan Lengkap Mengenai Sumber Daya Energi Mulai dari Pengertian, Sifat, Bentuk Sampai Dampaknya

Sumber Daya Energi – Sumber daya adalah potensi yang dimiliki oleh materi di dalam kehidupan. Sumber daya energi merupakan sumber daya alam yang diolah oleh manusia untuk digunakan kembali. Sumber daya energi letaknya di alam disebut dengan sumber energi primer yaitu sumber daya energi dalam bentuk aslinya yang bersedia di alam. Secara umum, sumber daya energi dapat dibedakan menjadi sumber daya energi konvensional dan sumber daya energi non konvensional.

Kebutuhan Energi Untuk Manusia

kebutuhan energi untuk manusia
www.uib.no

Manusia memiliki kebutuhan dasar yang dapat dipenuhi dengan makanan, serta sinar matahari yang berupa cahaya dan panas.

1. Energi berupa makanan

Makanan memiliki kandungan energi dan energi itu digunakan untuk melakukan fungsi tubuh dan untuk kegiatan-kegiatan lain. Kebutuhan energi rata-rata setiap orang berkisar 8.000 – 10.000 kj per hari.

2. Energi berupa cahaya

Cahaya matahari dapat dilihat oleh manusia sangat membantu manusia, yaitu untuk berorientasi di lingkungan sekitarnya. Selain itu sinar matahari juga digunakan untuk membentuk vitamin D di dalam tubuh.

3. Energi berupa panas

Sinar matahari membuat suhu di bumi sesuai dengan kehidupan, misalnya membantu dalam memfungsikan tubuh manusia.

Bentuk-bentuk energi secara umum yaitu:

  1. Energi Cahaya
    Energi cahaya merupakan energi yang sangat kuat, energi cahaya yang digunakan misalnya sinar laser, sinar radioaktif. Selain itu, energi sinar matahari juga dapat diubah menjadi energi listrik.
  2. Energi Kimia
    Energi kimia merupakan energi yang tersimpan dalam bahan bakar. Energi kimia misalnya minyak bumi yang bisa berubah menjadi energi panas dan energi cahaya.
  3. Energi Gerak
    Energi gerak adalah energi yang ada pada benda bergerak. Contohnya angin, angin merupakan udara yang bergerak. Kekuatan yang dimiliki energi angin, yaitu dapat memutar kincir dan menggerakkan kapal layar.

Sifat-sifat Energi

sifat sifat energi
blogspot.com

Energi yang ada di alam bersifat kekal, yaitu energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan tetapi hanya dapat diubah dari energi satu ke energi lainnya (Hukum kekalan energi). Adapun sifat-sifat energi secara umum adalah:

  1. Transformasi energi yaitu energi dapat diubah menjadi bentuk lain, contohnya energi panas pembakaran menjadi energi mekanik mesin.
  2. Transfer energi, yaitu energi panas dapat ditranser dari tempat satu ke tempat lainnya atau dari material satu ke material lainnya.
  3. Eneri dapat pindah ke benda lain melalui suatu gaya yang menyebabkan pergeseran yang disebut dengan energi mekanik. Energi mekanik putaran poros adalah yang paling sering digunakan untuk perhitungan mesin-mesin konversi energi, karena hampir sebagian besar mesin-mesin konversi adalah mesin-mesin rotary.
  4. Energi adalah kekal, tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.

Sumber Energi

sumber energi
idola-cdn.ariegm.com

Sumber energi dapat dikelompokkan menjadi energi konvensional dan energi non konvesional

1. Sumber Daya Energi Konvensional

Energi konvensional adalah energi yang sudah tersedia di alam tetapi dalam jumlah yang terbatas dan tidak bisa diperbaharui kembali. Energi konvensional memiliki dampak yang berbahaya bagi lingkungan, karena menimbulkan polusi udaram air dan tanah yang berdampak pada kelangsungan makhluk hidup. Contoh energi konvensional yaitu minyak, batu bara dan gas alam.

Minyak Bumi

  • Minyak bumi berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang telah mati pada jutaan tahun yang lalu.
  • Minyak bumi memiliki ciri-ciri, yaitu berbentuk cairan kental, coklat gelap atau kehijauan dan mudah terbakar.
  • Minyak bumi terletak di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi.
  • Minyak bumi tersusun oleh campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, oksigen dan nitrogen dan sangat sedikit komponen yang mengandung logam.
  • Minyak bumi yang diolah banyak digunakan sebagai bahan bakar minyak, misalnya minyak tanah, solar, pertamax, premiun dan sebagainya.

Batu Bara

  • Batu bara merupakan bahan bakar fosil
  • Batu bara terbentuk dari endapan organik, yaitu sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan.
  • Batu bara tersusun dari karbon, hidrogen dan oksigen.
  • Batu bara merupakan bahan bakar utama selain solar (diesel fuel) yang telah umum digunakan pada banyak industri, dari segi ekonomis batu bara jauh lebih hemat dibandingkan solar.

Berdasarkan proses pembentukannya, batu bara dibagi menjadi lima kelas, yaitu:

  • Antrasit
    Antrasit merupakan batu bara dengan kelas tertinggi. Ciri-cirinya yaitu dengan warna hitam berkilauan (luster) metalik, mengandung antara 86-98% unsur karbon dengan kadar air kurang dari 8%.
  • Bituminus
    Bituminus mengandung 68-86% unsur karbon dan memiliki kadar air 8-10% dari beratnya.
  • Sub-bituminus
    Sub-bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air. Jika dibanding dengan bituminus, sub-bituminus merupakan sumber panas yang kurang efisien.
  • Lignit
    Liginit merupakan batu bara yang sangat lunak yang mengandung air 35-75% dari beratnya.
  • Gambut
    Gambut memiliki ciri-ciri yaitu berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah.

Gas Alam

  • Gas alam berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang telah mati pada juta tahun yang lalu.
  • Gas alam tersusun dari alkana suhu rendah (metana, etana, propana dan butana). Selain itu alkana juga terdapat berbagai gas lain seperti karbon dioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).
  • Gas alam yang belum mengalami suatu proses sangat berbahaya karena dapat mengurangi kandungan oksigen di udara dan sifatnya yang sangat mudah terbakar dan menimbulkan ledakan, tetapi jika sudah melalui suatu proses gas alam tidak berbahaya.
  • Gas alam yang telah diproses bersifat tidak berasa dan tidak berbau, tetapi jika akan di distibusikan gas alam diberi bau dengan menambahkan thiol, agar dapat terdeteksi bila terjadi kebocoran gas.

Pemanfaatan gas alam dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

  • Gas alam sebagai bahan bakar, antara lain sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas/Uap, bahan bakar industri ringan, menengah dan berat, bahan bakar kendaraan bermotor (BBG/NGV), sebagai gas kota untuk kebutuhan rumah tangga, restoran dan sebagainya.
  • Gas alam sebagai bahan baku, antara lain bahan baku pabrik pupuk, petrokimia, metanol, bahan baku plastik, LLDPE = linear low density polyethylene, HDPE (high density polyethylen), PE (poly ethylene), PVC (poly vinyl chloride), C3 dan C4 nya untuk LPG, CO2 nya untuk softdrink, dry ice pengawet makanan, hujan buatan, industri besi tuang, pengelasan dan bahan pemadam api ringan.Gas alam sebagai komoditas energi untuk ekspor, yakni Liquefied Natural Gas (LNG).

2. Sumber Daya Energi Non Konvensional

Sumber daya alam non konvensional merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui kembali. Energi non konvensional berasal dari alam, akan tetapi untuk menggunakan harus diolah dan melalui teknologi, contohnya pembuatan aki, baterai, solar cell dan sejenisnya. Pengembangan energi non konvensional dilakukan untuk mengganti sumber energi konvensional yang tidak bisa diperbaharui kembali.

Contoh energi konvensional ialah energi matahari, energi panas bumi, energi angin, energi pasang surut, energi biogas dan energi biomassa. Untuk energi biogas dan energi biomassa termasuk dalam energi non konvensional rekayasa, karena dalam menghasilkan energi terdapat campur tangan manusia.

Energi Matahari

  • Energi matahari adalah sumber energi yang tidak akan pernah habis.
  • Energi matahai merupakan energi yang didapat dengan mengubah energi panas matahari melalui suatu alat sehingga menjadi sumber daya dalam bentuk lain.
  • Contoh energi matahari yaitu cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan cara menangkap cahaya matahari dengan beribu-ribu fotosel.
  • Contoh lain yaitu energi matahari dapat diubah menjadi energi panas dengan pertolongan cermin cekung.
  • Pemanfaatan energi matahari, misalnya untuk mengeringkan jemuran dan pada tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis.
  • Proses pengubahan energi cahaya matahari menjadi energi listrik yang sangat menguntungkan, karena energi listrik dapat disimpan dalam accumulator yang setiap saat dapat digunakan kembali.

Energi Panas Bumi

  • Energi panas bumi adalah energi yang berasal dari panas yang tersimpan di dalam perut bumi.
  • Energi panas bumi berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi dan berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi.
  • Panas bumi yang terletak di daerah pegunungan merupakan panas yang bersumber dari magma. Magma adalah batuan cair atau panas yang teradapat dalam kerak bumi.
  • Energi panas bumi termasuk energi panas yang ramah lingkungan, tetapi terbatas yaitu pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.
  • Rembesan air panas ke permukaan bumi dapat menjadi sumber air panas, berupa semburan uap atau semburan air panas.
  • Pana bumi berupa uap air panas dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.
  • Panas bumi dalam bentuk uap panas dapat digunakan sebagai sumber energi, misalnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Energi Angin

  • Angin adalah udara yang bergerak dan terjadi dikarenakan adanya perbedaan suhu udara di beberapa tempat di bumi ini.
  • Perbedaan suhu terjadi karena adanya perbedaan daya serap panas dari permukaan bumi, yaitu daratan dan laut.
  • Energi angin dapat dimanfaatkan untuk diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan kincir angin yang dihubungkan ke generator listrik.
  • Energi angin dapat dimanfaatkan, misalnya untuk mendorong kapal layar menggerakkan mesin, atau menghasilkan energi listrik (misalnya kincir angin).
  • Pemanfaatan energi angin yang dirubah menjadi energi listrik sangat menguntungkan untuk daerah yang memang terdapat angin yang banyak.
  • Pemanfaatan angin juga merupakan cara untuk menghemat energi yang berasal dari minyak bumi.
  • Angin termasuk ke dalam energi alternatif, karena angin digunakan sebagai pengganti minyak bumi.

Energi Pasang Surut

  • Energi pasang surut adalah suatu energi yang bersumber dari tenaga yang ditimbulkan  oleh daya tarik antara bumi dengan bulan.
  • Daya tarik antara bumi dengan bulan akan membuat bagian bumi yang berhadapan dengan bulan tertarik, sedangkan bagian yang lain tidak. Bagian yang tertarik itu mengakibatkan air laut menjadi pasang.
  • Energi pasang surut tidak ada batasnya, selama bulan masih berfungsi sebagai satelit yang mengelilingi bumi.
  • Energi pasang surut dimanfaatkan dengan menggunakan dan yang memiliki pintu air yang dapat diatur pembukaannya. Ketika air laut pasang, maka air laut masuk ke dalam dan melalu pintu air dan ketika air surut maka air laut akan ke luar juga melalui pintu air yang asam. Di pintu air tersebut dipasang turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.

Energi Biogas

  • Biogas adalah suatu gas yang berasal dari sisa-sisa makhluk dan diuraikan oleh mikroba melalui proses penguraian. Bakteri diperoleh dari kotoran hewan yaitu kerbau atau sapi.
  • Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan biogas yaitu batang pohon jagung, jerami, sisa ampas kelapa dan tumbuhan lainnya.
  • Supaya proses penguraian dapat berjalan cepat, maka sampah organik tersebut dipotong-potong dan pada suhu 35-37 derajat celcius.
  • Proses pembuatan biogas harus dilakukan ditempat yang tertutup rapat, agar tidak kemasukan udara karena mikroba pengurai sangat peka terhadap oksigen.
  • Biogas yang kaya akan metan tersebut dapat dibakar dan digunakan untuk keperluan memasak.

Energi Biomassa

  • Biomassa adalah sumber energi yang dibuat dengan mengkonversi bahan biologis berupa sampah-sampah organik sebagai sisa-sisa produksi pertanian.
  • Pembuatan energi dari biomassa yaitu dengan membakar biomassa tersebut di dalam tungku pembakar. Panas yang timbul digunakan untuk mendidih air dan dari air mendidih itu timbul uap yang dapat digunakan untuk menggerakkan turbin suap. Selanjutnya turbin uap ini dapat menggerakkan generator listrik.
  • Apabila masih ada tumbuhan ataupun mikro dan makroorganisme, maka energi biomassa akan tetap bisa diproduksi.
  • Pengunaan energi biomassa dapat dijadikan alternatif dari terbatasnya energi yang tidak dapat diperbaharui.

Contoh Sumber Energi Biomassa

  • Limbah Pertanian
    Limbah pertanian dapat digunakan untuk produksi energi biomassa, misalnya jerami, ampas tebu, kotoran ternak dan kotoran unggas.
  • Biogas
    Biogas diproduksi melalui pemecahan bahan organik, misalnya material tanaman dan pupuk kandang. Gas yang hasilkan digunakan untuk bahan bakar.
  • Tanaman Energi
    Tanaman energi dibudidayakan dan diproses untuk menghasilkan bahan bakar. Contoh tanamannya yaitu jagung, kedelai, rami serta gandum.
  • Kayu
    Kayu dibakar untuk bahan bakar sebagai bentuk sederhana dari biomassa. Energi yang dihasilkan digunakan untuk memasak dan untuk menghasilkan panas.

Ketersediaan Sumber Daya Energi

sumber daya energi
www.goodnewsfromindonesia.id

Ketersediaan sumber daya energi merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk mendapatkan sumber daya energi. Cara yang digunakan untuk mendapatkan sumber energi dengan menggunakan teknologi yang telah dikembangkan.

Ketersediaan sumber daya energi ditinjau dari beberapa macam aspek, yaitu:

  1. Keberadaan sumber daya di alam.
  2. Ketersediaan teknologi untuk mengeksploitasi sumber daya.
  3. Ketersediaan teknologi untuk memanfaatkan sumber daya.
  4. Pertimbangan dalam aspek ekonomi.
  5. Pertimbangan dampak (lingkungan, sosial).
  6. Kompetisi dengan penggunaan penting lainnya.

Menghemat Sumber Energi

hemat energi
literasienergi.net

Cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kelangkaan sumber daya alam ini, diantaranya:

  1. Gunakan lampu yang hemat energi, misalnya lampu neon yang lebih bersifat hemat energi daripada lampu bohlam.
  2. Mematikan televisi, keran air, komputer atau lampu jika sudah tidak digunakan.
  3. Membentuk perilaku dan kebiasaan diri untuk menggunakan listrik saat diperlukan, secara bergantian dan tidak berlebihan.
  4. Mengefisiensikan pemakaian energi di tempat umum, seperti di pusat perbelanjaan.
  5. Mematikan atau menurunkan suhu AC yang ada di ruangan dan menghindari penggunaan suhu yang maksimal.
  6. Mendesain rumah atau gedung yang hemat energi, misalnya pencahayaan yang baik dari sinar matahari.
  7. Menggunakan alat rumah tangga atau kantor yang bersifat hemat energi dan ramah lingkungan, misalnya AC dan kulkas.
  8. Mensosialisasikan kegiatan-kegiatan yang bersifat menghemat energi.

Dampak Pemakaian Energi

dampak pemakaian energi
pixabay.com

Pemakaian sumber energi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan mansuia akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Berikut ini dampak pemakaian energi, yaitu:

1. Dampak Terhadap Udara dan Iklim

Pembakaran yang dilakukan pada sumber energi fosil akan mengakibatkan terlepasnya gas-gas, antara lain karbon dioksida, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida yang menyebabkan pencemaran udara (hujan asam, smog dan pemanasan global).

  • Emisi karbon dioksida
    Emisi karbon dioksida merupakan proses pelepasan gas karbon dioksida ke udara yang akan menyebabkan kadar gas rumah kaca di atmosfer meningkat. Peningkatan kadar ini akan membuat peningkatan efek rumah kaca dan pemanasan global.
  • Emisi nitrogen oksida
    Emisi nitrogen oksida merupakan proses pelepasan gas nitrogen oksida ke udara. Nitrogen dioksida yang terlepas di udara, sebagian akan berubah menjadi asam nitrat yang dapat menyebabkan terjadinya hujan asam.
  • Emisi sulfur dioksida
    Emisi sulfur dioksida adalah proses pelepasan gas sulfur dioksida ke udara. Emisi sulfur dioksida berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan peleburan logam. Gas sulfur dioksida yang teremisi ke udara dapat membentuk asam sulfat yang menyebabkan terjadikan hujan asam.
  • Emisi CH4
    Emisi CH4 merupakan proses pelepasan gas CH4 ke udara. Emisi CH4 berasal dari gas bumi yang tidak dibakar, karena unsur utama dari gas bumi adalah gas metana. Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.
  • Hujan Asam
    Emisi gas nitrogen oksida dan sulfur dioksida ke udara dapat bereaksi dengan uap air ke awan yang akan membentuk asam nitrat dan asam sulfat. Penyebaran dan perubahan zat-zaat pencemar disebut Transmisi. Hujan asam menyebabkan tanah dan perairan (danau dan sungai) menjadi asam.
  • Pemanasan Global
    Pemanasan global terjadi karena meningkatnya kadar gas rumah kaca di udara. Gas-gas tersebut menyerap sinar matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga suhu atmosfer menjadi naik. Hal tersebut dapat mengakibatkan perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut.
  • Smog
    Smog merupakan terjadinya pencemaran udara yang disebabkan oleh tingginya kadar gas NOx, SO2 dan O3 di udara yang dilepaskan, antara lain oleh kendaraan bermotor dan kegiatan industri,

2. Dampak Terhadap Pertanian

Pada saat melakukan proses penampungan dan pengangkutan minyak bumi terjadi kebocoran maka akan mengakibatkan tumpahnya minyak (ke laut, sungai atau air tanah). Tumpahnya minyak tersebut akan menyebabkan pencemaran perairan.

3. Dampak Terhadap Tanah

Pertambangan batu bara akan berdampak pada lahan tanah. Dimana pertambangan baru bara memerlukan lahan yang sangat luas. Lapisan batu bara biasanya terdapat di tanah yang subuh, jadi apabila tanah tersebut digunakan untuk pertambangan batu bara maka lahan tersebut tidak dapat digunakan untuk pertanian.

Sekian sedikit pembahasan mengenai sumber daya alam mulai dari bentuk-bentuk, sifat-sifat sampai dampaknya terhadap lingkungan. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar